Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dosen Umsura Kolaborasi dengan SMP Muhammadiyah 10 Surabaya Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pendampingan Pembukuan

Iklan Landscape Smamda
Dosen Umsura Kolaborasi dengan SMP Muhammadiyah 10 Surabaya Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pendampingan Pembukuan
Dosen Umsura Kolaborasi dengan SMP Muhammadiyah 10 Surabaya Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pendampingan Pembukuan. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan kemampuan pengelolaan administrasi menjadi perhatian dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digelar dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) bersama SMP Muhammadiyah 10 Surabaya, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan bertajuk “Peningkatan Kualitas Hidup dengan Pemeriksaan Kesehatan (Timbang Badan, Tekanan Darah, Glukosa Darah dan Asam Urat) dan Pendampingan Pengolahan Pembukuan” tersebut diikuti oleh seluruh guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 10 Surabaya.

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas hidup warga sekolah. Tidak hanya menyasar aspek kesehatan melalui pemeriksaan secara promotif dan preventif, PkM tersebut juga memberikan pendampingan dalam pengelolaan pembukuan agar administrasi dapat dilakukan secara lebih tertib dan sistematis.

Kesehatan sebagai Amanah

Dosen Pascasarjana S3 Studi Islam Usmura, Abdul Mujib, menjelaskan bahwa kesehatan merupakan salah satu nikmat terbesar yang diberikan Allah SWT kepada manusia. Karena itu, menjaga kesehatan tidak semata-mata berkaitan dengan kebutuhan jasmani, tetapi juga merupakan bentuk syukur dan tanggung jawab dalam menjaga amanah Allah SWT.

“Dengan tubuh yang sehat, seseorang dapat menjalankan ibadah, bekerja, belajar, mengurus keluarga, serta memberikan manfaat kepada masyarakat,” demikian semangat yang melandasi kegiatan tersebut.

Dalam perspektif Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, menjaga kesehatan merupakan bagian dari ikhtiar manusia. Islam tidak mengajarkan umatnya untuk mengabaikan kondisi diri, tetapi mendorong setiap Muslim untuk berusaha menjaga kesehatan dan menghindari hal-hal yang dapat membahayakan dirinya.

Hal tersebut antara lain tercermin dalam QS Al-Baqarah ayat 195 yang mengingatkan manusia agar tidak menjatuhkan dirinya ke dalam kebinasaan.

Pesan tersebut semakin dikuatkan oleh hadis Rasulullah SAW:

“Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu padanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR Bukhari No. 6412)

Hadis tersebut menjadi pengingat bahwa kesehatan sering kali baru dirasakan begitu berharga ketika seseorang mengalami sakit. Karena itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk mengenali kondisi tubuh sejak dini.

Pemeriksaan Jadi Momentum Muhasabah

Dalam kegiatan tersebut, para guru dan karyawan mendapatkan pemeriksaan berupa penimbangan berat badan, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan glukosa darah, serta pemeriksaan asam urat.

Pemeriksaan ini diharapkan dapat memberikan gambaran awal mengenai kondisi kesehatan peserta sekaligus meningkatkan kesadaran untuk lebih memperhatikan pola hidup sehari-hari.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum muhasabah kesehatan, yakni mengevaluasi kondisi diri dan kebiasaan hidup yang selama ini dijalani.

Dari hasil pemeriksaan, peserta diharapkan semakin terdorong untuk menjaga pola makan, melakukan aktivitas fisik secara cukup, beristirahat dengan baik, serta menghindari kebiasaan yang berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

SMPM 5 Pucang SBY

Meski demikian, hasil pemeriksaan dalam kegiatan tersebut bukan merupakan diagnosis akhir. Apabila ditemukan kondisi yang memerlukan perhatian lebih lanjut, peserta dianjurkan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan yang kompeten.

Tingkatkan Keterampilan Pengelolaan Pembukuan

Selain pemeriksaan kesehatan, dosen Umsura juga memberikan pendampingan pengolahan pembukuan kepada guru dan karyawan.

Pendampingan ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam melakukan pencatatan serta pengelolaan pembukuan secara lebih tertib, sistematis, dan efektif.

Pengelolaan pembukuan yang baik dinilai penting untuk mendukung administrasi yang transparan dan akuntabel. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam mendukung administrasi sekolah maupun pengelolaan keuangan secara pribadi.

“Peningkatan kualitas hidup tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga kemampuan seseorang dalam mengelola berbagai aspek kehidupan secara baik dan bertanggung jawab,” terang Abdul Mujib.

Wujudkan Nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan

Kegiatan PkM ini sekaligus menjadi bentuk nyata implementasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan melalui amal nyata yang memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.

Kepedulian terhadap kesehatan dan peningkatan kapasitas warga sekolah menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat, produktif, dan berkemajuan.

Guru dan karyawan memiliki peran strategis dalam mendukung proses pendidikan. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan serta peningkatan kompetensi mereka menjadi investasi penting bagi keberlangsungan kualitas pendidikan.

Dengan tubuh yang sehat, seseorang dapat menjalankan ibadah dengan lebih baik, bekerja secara produktif, mendidik generasi penerus, dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik dan mendapat antusiasme dari para guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 10 Surabaya.

Melalui kegiatan ini, para peserta diajak membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan merupakan bentuk syukur, pemeriksaan kesehatan merupakan ikhtiar, sedangkan memanfaatkan kesehatan untuk kebaikan merupakan bagian dari pengabdian kepada Allah SWT.

Kolaborasi dosen Umsura dan SMP Muhammadiyah 10 Surabaya tersebut menjadi langkah sederhana namun bermakna dalam membangun budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kemampuan pengelolaan administrasi. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 05/09/2026 06:24
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu