Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dua Pendidik SD Muhammadiyah Manyar Tempa Jiwa Kepemimpinan di Diksuspala PWM Jawa Timur

Iklan Landscape Smamda
Dua Pendidik SD Muhammadiyah Manyar Tempa Jiwa Kepemimpinan di Diksuspala PWM Jawa Timur
Dua Delegasi SDMM Gresik mengabadikan momen bersama pemateri dan fasilitator dalam kegiatan Diksuspala 2026 di Arayanna Hotel & Resort Trawas, Mojokerto, Selasa (28/7/2026). (Umi Syarifah/PWMU.CO).
pwmu.co -

Semangat melahirkan pemimpin pendidikan Muhammadiyah yang visioner, profesional, dan berkarakter Islami terasa begitu kuat dalam kegiatan Pendidikan Khusus Kepala Sekolah (Diksuspala).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur ini berlangsung selama lima hari, tepatnya Jumat–Selasa (24–28/7/2026).

Diksuspala yang bertempat di Arayanna Hotel & Resort Trawas, Mojokerto itu berlangsung dengan suasana pegunungan yang sejuk dan mendukung proses pembelajaran yang mendalam.

Kirim 2 Delegasi

Dari SD Muhammadiyah Manyar, dua pendidik dipercaya mengikuti program bergengsi ini, yaitu Ustazah Pradita Eka Putri SPd selaku Koordinator Humas dan Marketing SD Muhammadiyah Manyar dan Nur Asiyah SPdI selaku Penanggung Jawab Al Islam dan kemuhammadiyahan.

Kehadiran keduanya menjadi bagian dari ikhtiar sekolah dalam menyiapkan sumber daya kepemimpinan yang unggul untuk masa depan pendidikan Muhammadiyah.

Pembukaan Diksuspala berlangsung khidmat dan penuh inspirasi. Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Dr Hidayatullah MSi membuka kegiatan secara langsung sekaligus memberikan arahan strategis kepada seluruh peserta.

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kepala sekolah Muhammadiyah harus menjadi pemimpin pembelajar, penggerak perubahan, dan penjaga nilai-nilai Islam berkemajuan di tengah tantangan pendidikan yang terus berkembang.

Hari pertama langsung diisi dengan materi-materi berbobot dari para narasumber nasional dan regional. Sekretaris PWM Jawa Timur sekaligus Staf Ahli Mendikdasmen RI, Prof Dr Biyanto mengupas tuntas Kebijakan Kemendikdasmen RI dalam Pengembangan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

Peserta diajak memahami arah kebijakan pendidikan nasional dan bagaimana sekolah Muhammadiyah harus mengambil peran strategis dalam peningkatan kualitas guru dan kepemimpinan sekolah.

Wawasan masa depan pendidikan Muhammadiyah semakin diperkaya melalui paparan Prof Dr Isa Anshori MSi mengenai Muhammadiyah Future School (MFS).

Materi ini membangkitkan optimisme peserta untuk menghadirkan sekolah Muhammadiyah yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu melahirkan generasi unggul yang berakhlak dan berdaya saing global.

Proses Belajar Aktif

Sementara itu, Kepala BBPMP Jawa Timur Dr Praptono MEd memberikan pemahaman tentang kebijakan pengembangan guru dan tenaga kependidikan di Jawa Timur. Termasuk strategi penguatan mutu pendidikan melalui peningkatan kompetensi, budaya refleksi, dan kolaborasi di lingkungan sekolah.

Tidak sekadar duduk mendengarkan materi, peserta Diksuspala menjalani proses belajar yang aktif dan menantang. Sejak hari pertama mereka mengikuti pretest dan menyusun kontrak belajar sebagai bentuk komitmen bersama.

SMPM 5 Pucang SBY

Selama lima hari, kegiatan dikemas dalam berbagai workshop, praktik langsung, simulasi kepemimpinan, studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan kerja kolaboratif. Suasana pelatihan terasa hidup karena setiap peserta didorong untuk berpikir kritis, menyampaikan gagasan, dan memecahkan persoalan nyata yang sering dihadapi di sekolah.

Materi yang diberikan mencakup leadership, manajerial pendidikan, membangun relasi positif, komunikasi efektif, hingga supervisi pendidikan. Pendekatan ini membuat peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga berlatih menerapkannya dalam konteks kepemimpinan sekolah yang sesungguhnya.

Yang membedakan Diksuspala ini adalah perhatian besar pada penguatan spiritualitas. Seluruh peserta mengikuti kegiatan Fathul Qulub, sebuah ruang perenungan dan penguatan ruhani agar kepemimpinan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual.

Di tengah padatnya agenda pelatihan, kegiatan ini menjadi oase yang menenangkan hati dan menguatkan niat dalam mengemban amanah pendidikan.

Praktik Langsung dengan School Visit

Pengalaman belajar semakin lengkap melalui school visit ke sekolah pilihan yang ditetapkan oleh Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur. Peserta melihat langsung praktik baik pengelolaan sekolah Muhammadiyah, mulai dari budaya sekolah, kepemimpinan, inovasi pembelajaran, hingga penguatan karakter siswa. Kunjungan ini memberi inspirasi nyata yang dapat direplikasi di sekolah masing-masing.

Pada penghujung kegiatan, seluruh peserta mengikuti post test sebagai evaluasi akhir untuk mengukur perkembangan pemahaman dan kompetensi setelah menjalani pelatihan intensif selama lima hari.

Ustazah Pradita Eka Putri SPd yang akrab disapa Puput, mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga dari kegiatan ini.

“Diksuspala ini bukan hanya menambah ilmu tentang kepemimpinan dan manajerial sekolah, tetapi juga melatih kami untuk berpikir strategis, bekerja sama dalam tim, berani mengambil keputusan, dan memperkuat spiritualitas dalam menjalankan amanah pendidikan. Saya merasa pulang membawa energi baru dan banyak inspirasi untuk pengembangan sekolah” ungkapnya.

Melalui keikutsertaan dalam Diksuspala PWM Jawa Timur, SD Muhammadiyah Manyar menegaskan komitmennya untuk terus menyiapkan pemimpin-pemimpin pendidikan yang berintegritas, kolaboratif, inovatif, dan berlandaskan nilai-nilai Islam berkemajuan.

Dari Trawas yang sejuk, lahir semangat baru untuk menghadirkan sekolah Muhammadiyah yang semakin unggul, humanis, dan siap menjawab tantangan masa depan pendidikan Indonesia.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 29/07/2026 15:58
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu