SD Muhammadiyah 8 Tulangan (SD Muhdelta) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pendidikan. Sekolah yang dikenal dengan julukan Sekolah Hebat SD Muhdelta ini menggelar Workshop Sistem Absensi Digital Guru bagi perwakilan SMP Mulia, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Perpustakaan SD Muhdelta tersebut menjadi ajang berbagi inovasi dan praktik baik terkait penerapan sistem administrasi sekolah berbasis teknologi untuk mendukung tata kelola pendidikan yang lebih efektif dan profesional.
Workshop menghadirkan Kepala SD Muhammadiyah 8 Tulangan, Muhammad Saifudin Zuhri, M.Pd., Gr., sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa sistem absensi digital yang dikembangkan SD Muhdelta mampu meningkatkan efektivitas administrasi sekolah, memperkuat kedisiplinan guru, sekaligus menyajikan data kehadiran secara cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik.
Selain memaparkan konsep pengembangan sistem, peserta juga diajak melihat demonstrasi penggunaan aplikasi secara langsung.
Materi yang diperagakan meliputi proses login pengguna, absensi berbasis lokasi dan waktu, pengelolaan data guru, hingga penyusunan laporan kehadiran secara otomatis.
Menurut Saifudin, sistem tersebut dirancang dengan antarmuka yang mudah digunakan sehingga dapat mendukung pengelolaan administrasi sekolah secara lebih efisien.
Dalam workshop tersebut, SMP Mulia diwakili oleh Nurul dari bidang Humas dan SDM serta Habibi dari Tim IT.
Kehadiran keduanya menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antarsekolah Muhammadiyah dalam mengembangkan pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung layanan pendidikan.
Suasana workshop berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan dan diskusi berkembang mengenai implementasi sistem absensi digital serta kemungkinan pengembangan fitur yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah.
Muhammad Saifudin Zuhri menegaskan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan yang harus terus dikembangkan oleh setiap satuan pendidikan.
Melalui kegiatan berbagi inovasi seperti ini, SD Muhdelta berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sekolah-sekolah Muhammadiyah, khususnya dalam pengembangan digitalisasi administrasi.
Ia berharap kolaborasi tersebut menjadi awal sinergi yang semakin kuat dalam mewujudkan layanan pendidikan yang modern, efektif, profesional, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Workshop ini sekaligus menjadi bukti bahwa SD Muhammadiyah 8 Tulangan tidak hanya terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan internal sekolah, tetapi juga aktif berbagi pengalaman dan praktik baik kepada sekolah lain sebagai bagian dari semangat memajukan pendidikan Muhammadiyah.





0 Tanggapan
Empty Comments