Dua siswa SD Muhammadiyah Pendil (SD Muda Pendil), Kabupaten Probolinggo, meraih juara dalam Open Turnamen Kejurkab IPSI Kabupaten Probolinggo di GOR Sasana Krida, Kraksaan, 1–4 Oktober 2026.
Kedua siswa tersebut adalah Ansyukayah Zahida Al Khitri dan M. Fadli Ramadhana. Ansyukayah meraih Juara 1 Kelas H Putri Usia Dini 2, sedangkan Fadli meraih Juara 3 Kelas A Putra Usia Dini 2.
Capaian tersebut menjadi hasil dari keterlibatan keduanya dalam kompetisi pencak silat sekaligus kesempatan untuk menguji kemampuan yang telah mereka latih. Pertandingan juga memberikan pengalaman bagi siswa dalam menghadapi lawan, mengikuti aturan pertandingan, dan menjaga keberanian selama bertanding.
Raih Juara di Kelas Berbeda
Ansyukayah Zahida Al Khitri berhasil menjadi juara pertama pada Kelas H Putri Usia Dini 2. Sementara itu, M. Fadli Ramadhana menempati posisi ketiga pada Kelas A Putra Usia Dini 2.
Keduanya mengikuti pertandingan dengan membawa nama SD Muda Pendil. Hasil tersebut menambah catatan prestasi siswa sekolah dalam bidang olahraga, khususnya pencak silat.
Kepala SD Muda Pendil Yusriansah menyampaikan rasa syukur atas capaian kedua siswanya. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi dorongan bagi sekolah untuk terus memberikan ruang kepada siswa dalam mengembangkan minat dan bakat.
“Alhamdulillah, kami bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih Ansyukayah Zahida Al Khitri dan M. Fadli Ramadhana. Semoga capaian ini menjadi penyemangat bagi keduanya untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Kami juga berharap prestasi ini dapat menginspirasi siswa-siswi lainnya agar berani mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujarnya.

Yusriansah mengatakan, dukungan sekolah perlu berjalan bersama dengan peran orang tua dan pelatih. Menurutnya, proses mengikuti kompetisi memberikan pengalaman kepada siswa untuk belajar disiplin, sportivitas, dan percaya diri.
“Keberhasilan anak tidak hanya dilihat dari piala yang dibawa pulang, tetapi juga dari proses pembentukan karakter, kedisiplinan, sportivitas, dan kepercayaan diri yang diperoleh selama mengikuti kompetisi,” tuturnya.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi pengalaman bagi Ansyukayah dan Fadli untuk terus meningkatkan kemampuan. Sekolah juga akan terus mendukung siswa dalam mengembangkan potensi sesuai minat dan bakatnya.
Prestasi kedua siswa tersebut menjadi bagian dari kegiatan nonakademik SD Muda Pendil. Selain pencapaian dalam kompetisi, pengalaman bertanding dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengenali kemampuan diri dan belajar menghadapi tantangan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments