Sebanyak 99 anak dari Tanggulangin dan sekitarnya mengikuti Festival Gembira (Generasi Muslim Berilmu, Inspiratif, Religius, dan Amanah) yang digelar Remaja Masjid Ikhwanul Muslimin Kalidawir, Ahad (6/9/2026).
Kegiatan berlangsung di Masjid Ikhwanul Muslimin dan Gedung Dakwah Muhammadiyah Kalidawir. Festival tersebut menghadirkan tiga cabang perlombaan, yakni adzan, mewarnai, dan pildacil.
Peserta mengikuti perlombaan sesuai kategori yang disiapkan panitia. Lomba adzan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk tampil mengumandangkan adzan, sedangkan lomba mewarnai menjadi ruang bagi peserta untuk menuangkan kreativitas. Adapun lomba pildacil memberikan kesempatan kepada peserta untuk berbicara di depan orang lain sekaligus menyampaikan pesan-pesan keislaman.
Ketua Remaja Masjid Ikhwanul Muslimin sekaligus Sekretaris Umum Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kalidawir, Saif Habibulloh Amin, mengatakan Festival Gembira merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi penerus umat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah.
“Festival Gembira menjadi wadah untuk mempersiapkan generasi bangsa di masa depan, khususnya generasi penerus Persyarikatan Muhammadiyah,” ujarnya.
Menurut Saif, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mengenalkan lingkungan masjid dan Persyarikatan Muhammadiyah kepada anak-anak sejak dini. Remaja Masjid Ikhwanul Muslimin memilih bentuk perlombaan agar anak-anak dapat mengikuti kegiatan di lingkungan masjid melalui aktivitas yang sesuai dengan kemampuan mereka.
Melalui tiga cabang lomba, peserta mendapat kesempatan untuk mengembangkan kemampuan yang berbeda. Adzan berkaitan dengan keberanian tampil dan kemampuan melafalkan adzan, mewarnai memberikan ruang untuk berekspresi, sedangkan pildacil melatih peserta menyampaikan gagasan secara lisan.
Takmir Dukung Kegiatan Remaja Masjid
Ketua Takmir Masjid Ikhwanul Muslimin, Suprapto, turut mendukung kegiatan yang melibatkan anak-anak dan remaja di lingkungan masjid.
Dukungan takmir menjadi bagian dari penyelenggaraan Festival Gembira yang melibatkan berbagai unsur di lingkungan Kalidawir. Kegiatan tersebut juga melibatkan orang tua peserta, dewan juri, panitia, Remaja Masjid Ikhwanul Muslimin, PRM Kalidawir, dan masyarakat.
Kehadiran 99 peserta menjadi bagian dari penyelenggaraan Festival Gembira tahun ini. Anak-anak datang untuk mengikuti salah satu dari tiga cabang perlombaan yang disediakan panitia.
Selain kompetisi, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk tampil di hadapan orang lain, mengikuti ketentuan perlombaan, serta berinteraksi dengan peserta lainnya.
Saif berharap Festival Gembira dapat terus dikembangkan dan tidak berhenti pada penyelenggaraan tahun ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya dengan jangkauan peserta dan bentuk kegiatan yang lebih beragam.
“Kami berharap dari kegiatan sederhana seperti perlombaan ini tumbuh generasi yang berilmu dalam pengetahuan, inspiratif dalam karya, religius dalam kehidupan, serta amanah dalam menjalankan tanggung jawab,” katanya.
Festival Gembira menjadi salah satu kegiatan Remaja Masjid Ikhwanul Muslimin dalam melibatkan anak-anak di lingkungan Kalidawir melalui aktivitas perlombaan yang berlangsung di kompleks masjid dan Gedung Dakwah Muhammadiyah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments