Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Hafidz 30 Juz Guest Teacher Turkiye Jadi Imam Shalat Jumat di Smamita

Iklan Landscape Smamda
Hafidz 30 Juz Guest Teacher Turkiye Jadi Imam Shalat Jumat di Smamita
Guest Teacher Turki Ahmet Salih Yildiz penghafaal 30 Juz menjadi Imam Shalat Jumat di Smamita. Foto: Nashiiruddin/PWMU.CO
pwmu.co -

Kunjungan tiga guest teacher asal Turkiye ke SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) tidak hanya menghadirkan pengalaman belajar dan pertukaran budaya. Kehadiran mereka juga menjadi momentum spiritual bagi ratusan siswa.

Salah satu guest teacher, Ahmet Salih Yildiz, yang dikenal sebagai penghafal Al-Qur’an 30 juz, dipercaya menjadi imam Shalat Jumat di Masjid Manarul Ilmi Smamita, Jumat (14/8/2026).

Ahmet bersama dua guest teacher lainnya, Yusuf Kerem Tastan dan Tarik Ziyad Kanadikirik, merupakan tamu dari Turkiye yang berkunjung ke Smamita. Kehadiran mereka memberikan pengalaman berharga bagi siswa untuk berinteraksi secara langsung sekaligus mengenal lebih dekat kehidupan pendidikan dan keislaman di Turkiye.

Selain menjadi imam, Ahmet juga turut memberikan warna dalam rangkaian kegiatan guest teacher yang mempertemukan siswa dengan tamu internasional tersebut.

Khutbah Bahas Mencari Rizki Halal

Usai pelaksanaan Shalat Jumat, siswa Smamita mendapatkan penguatan nilai-nilai keislaman melalui khutbah bertema “Mencari Rizki Halal di Tengah Tantangan Ekonomi”.

Khutbah disampaikan Abror Rakha Fattahanur, siswa Excellent Class XII-1. Ia mengingatkan pentingnya memastikan setiap harta yang diperoleh berasal dari jalan yang halal.

Menurutnya, harta yang diperoleh melalui cara yang baik akan digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan keluarga, mulai makanan, pakaian, hingga keperluan lainnya.

Ia mengutip firman Allah dalam Surat Al-Baqarah ayat 168:

“Wahai manusia! Makanlah dari makanan yang halal dan baik yang terdapat di bumi.”

Abror menjelaskan, Islam tidak hanya mengajarkan umatnya untuk mencari sesuatu yang halal secara hukum, tetapi juga tayib, yakni baik dan membawa kemaslahatan.

Sebaliknya, ia mengingatkan bahwa harta yang diperoleh melalui jalan haram, seperti mencuri, menipu, menimbun barang untuk mencari keuntungan secara tidak adil, maupun perjudian, tidak akan menghadirkan keberkahan.

SMPM 5 Pucang SBY

“Harta yang diperoleh dengan cara haram tidak akan membawa kebahagiaan. Keberkahannya dapat dicabut Allah sehingga apa yang dimiliki justru habis untuk sesuatu yang tidak bermanfaat,” pesannya.

Ia juga mengingatkan bahwa persoalan keberkahan harta memiliki dampak luas terhadap kehidupan keluarga. Karena itu, orangtua perlu berhati-hati terhadap sumber penghasilan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan anak dan keluarga.

Abror kemudian mengingatkan pesan hadis tentang bahaya harta haram bagi kehidupan manusia. Ia menekankan bahwa makanan dan harta yang tidak halal dapat menjadi penghalang terkabulnya doa.

“Bayangkan, kita rajin shalat, rajin ke masjid, rajin berdoa, tetapi ada sesuatu yang haram masuk ke dalam kehidupan kita. Karena itu, mari kita berhati-hati dalam mencari dan menggunakan harta,” tuturnya.

Ajak Siswa Qanaah di Tengah Tantangan Ekonomi

Di tengah tantangan ekonomi, Abror mengajak siswa membangun sikap qanaah, yakni merasa cukup atas rezeki yang diberikan Allah. Ia juga mengingatkan pentingnya memiliki prinsip hidup yang kokoh agar tidak mudah tergoda mendapatkan kekayaan melalui jalan yang dilarang agama.

Pesan tersebut menjadi semakin bermakna karena disampaikan dalam momentum kunjungan guest teacher dari Turkiye. Kehadiran Ahmet Salih Yildiz sebagai hafidz 30 juz dan imam Shalat Jumat memberikan warna tersendiri dalam rangkaian kegiatan guest teacher di Smamita.

Bagi siswa, pengalaman tersebut bukan sekadar perjumpaan dengan tamu dari luar negeri. Lebih dari itu, mereka mendapatkan kesempatan menyaksikan secara langsung bagaimana pendidikan, budaya, dan nilai-nilai keislaman dapat hadir dalam satu ruang pembelajaran.

Kehadiran guest teacher dari Turkiye sekaligus menjadi pengalaman lintas budaya yang memperkaya wawasan siswa Smamita tentang kehidupan masyarakat Muslim di negara lain. (*)

Revisi Oleh:
  • Wildan Nanda Rahmatullah - 16/08/2026 08:20
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu