Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ketua Kwarda HW Kediri: Perbedaan Identitas Jangan Halangi Sinergi Pramuka dan Hizbul Wathan

Iklan Landscape Smamda
Ketua Kwarda HW Kediri: Perbedaan Identitas Jangan Halangi Sinergi Pramuka dan Hizbul Wathan
pwmu.co -

Ketua Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Kabupaten Kediri, Moch. Safii, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat Hari Pramuka ke-65 kepada Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Kediri.

Momentum Hari Pramuka tahun ini diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat semangat kepanduan sekaligus membangun sinergi dalam membentuk generasi muda yang mandiri, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa.

Moch. Safii menilai Hari Pramuka tidak semestinya berhenti sebagai peringatan seremonial. Momentum tersebut dapat menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan kepanduan di Indonesia yang sejak awal memiliki peran dalam pendidikan karakter, kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, keterampilan hidup, serta pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sejarah kepanduan Indonesia, Hizbul Wathan memiliki peran sebagai gerakan kepanduan Muhammadiyah yang memadukan pendidikan kepanduan dengan nilai-nilai Islam. Sementara itu, Gerakan Pramuka berkembang sebagai wadah pendidikan kepramukaan secara nasional.

Menurut Moch. Safii, perbedaan identitas dan struktur organisasi tidak semestinya menjadi penghalang untuk membangun komunikasi dan kerja sama dalam bidang-bidang yang memiliki tujuan bersama.

Menurutnya, banyak nilai yang dapat dipertemukan antara Hizbul Wathan dan Pramuka, seperti gotong royong, kemandirian, kepemimpinan, cinta tanah air, kepedulian lingkungan, ketangguhan, serta pengabdian sosial.

Nilai-nilai tersebut menjadi semakin penting di tengah tantangan yang dihadapi generasi muda yang semakin kompleks.

Karena itu, sinergi antargerakan kepanduan dinilai dapat menjadi salah satu cara memperkuat pendidikan nonformal sekaligus memperluas ruang pembinaan karakter generasi muda.

Tema Hari Pramuka ke-65, “Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, juga dinilai relevan dengan pendidikan kepanduan.

SMPM 5 Pucang SBY

Gerakan kepanduan dapat mengambil peran melalui berbagai kegiatan, seperti edukasi lingkungan, pemanfaatan lahan, kebun sekolah, kewirausahaan, pengolahan pangan, hingga pembiasaan hidup berkelanjutan.

Moch. Safii berharap gerakan kepanduan di Kabupaten Kediri dapat terus berkontribusi dalam membangun generasi yang tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga karakter kuat dan kepedulian terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

“Selamat Hari Pramuka ke-65 untuk Kwarcab Pramuka Kabupaten Kediri. Semoga semangat kepanduan terus menjadi kekuatan pendidikan karakter generasi muda, memperkuat persaudaraan, pengabdian, dan kemandirian bangsa. Perbedaan identitas organisasi hendaknya tidak menghalangi kita untuk bersinergi dalam memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa,” ujar Moch. Safii.

Ia juga berharap komunikasi dan kolaborasi antara gerakan kepanduan di Kabupaten Kediri terus berkembang, khususnya dalam bidang pendidikan karakter, ketahanan pangan, lingkungan, kebencanaan, sosial kemasyarakatan, dan kepemimpinan generasi muda.

Dari Kabupaten Kediri, semangat kepanduan diharapkan terus tumbuh menjadi kekuatan pendidikan nonformal yang mampu melahirkan generasi cerdas, berkarakter, mandiri, berakhlak, serta siap berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Selamat Hari Pramuka ke-65. Salam Pramuka! Salam Hizbul Wathan!

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu