Kader Hizbul Wathan (HW) SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng memberikan pelatihan kepanduan di SMP Muhammadiyah 8 (SMP Mudel) Kembiritan, Genteng Banyuwangi, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan atas undangan Kepala SMP Mudel, Asrofi, S.Pd. Sebanyak delapan kader Penghela dari kelas X diterjunkan untuk memberikan pelatihan kepada kader HW tingkat pengenal (usia 11–15 tahun).
Menurut Asrofi, para pelatih merupakan kader berprestasi di bidang kepanduan, baik tingkat kabupaten maupun provinsi. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan motivasi serta semangat baru kepada para siswa.
Ia juga menyampaikan bahwa suasana pelatihan terasa berbeda karena peserta berinteraksi langsung dengan kakak kelas yang usianya tidak terpaut jauh, sehingga kegiatan menjadi lebih hidup dan komunikatif.
Kolaborasi Ekstrakurikuler di Hari Sabtu
Hari Sabtu dimanfaatkan sebagai waktu kegiatan di luar kelas melalui ekstrakurikuler. SMA Muha menerapkan pembelajaran efektif dari Senin hingga Jumat, sementara Sabtu diisi dengan berbagai kegiatan seperti Tapak Suci, teater, gamelan, Hizbul Wathan, hingga hadrah.
Pada kegiatan tersebut, delapan kader HW berangkat menuju lokasi yang berjarak sekitar 4 kilometer dari sekolah. Mereka juga didampingi lima siswa dari ekstrakurikuler fotografi LENSA yang bertugas mendokumentasikan kegiatan.
Koordinator rombongan fotografi, Audre Syahila, menyampaikan bahwa timnya siap mendukung setiap kegiatan sekolah untuk kebutuhan dokumentasi dan publikasi.
Materi Kepanduan dan Outbound Seru
Pelatihan diawali dengan sesi dalam kelas selama kurang lebih 30 menit. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan sandi morse, sandi kotak, serta motivasi untuk aktif dalam kegiatan Hizbul Wathan.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan di luar kelas melalui permainan outbound. Beberapa permainan yang dilakukan antara lain estafet bola dan bola sarung yang bertujuan melatih kekompakan, kerja sama, serta konsentrasi.
Salah satu permainan dipandu oleh Reyhan Iftitan Ramadhanu dari SMA Muha Genteng. Peserta diminta beradu cepat memberikan bola kepada anggota kelompok secara acak, sehingga suasana menjadi meriah dan penuh semangat.
Selama kurang lebih tiga jam, kegiatan berlangsung dengan suasana ceria dan interaktif. Setelah pelatihan selesai, rombongan kader HW dan tim fotografi kembali ke sekolah.





0 Tanggapan
Empty Comments