Terdapat momen spesial pada sabtu siang (25/04/2026) di Auditorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.
Bertepatan dengan Resepsi Milad 1 Dekade PWMU.CO, sejumlah institusi hingga tokoh masyarakat menerima penghargaan dalam saat bersejarah tersebut.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB. Tercatat, kegiatan ini terhadiri oleh sejumlah tamu istimewa. Antara lain Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Prof Dr dr Sukadiono MM, Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Dr Hidayatullah MSi
Daftar Penerima Awardee
Awarding I: AUM Pendidikan Dasar dan Menengah (SD):
- SD Muhammadiyah 4 Surabaya (Kategori Sekolah Pelopor Transformasi Digital)
- SD Muhammadiyah 6 Surabaya (Kategori Sekolah Berkarakter Qur’ani)
Awarding II: AUM Pendidikan Dasar dan Menengah (SMP dan SMA):
- SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Kategori Sekolah Berwawasan Global)
- SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Kategori Sekolah Inovatif dan Berkemajuan)
Awarding III: Humas PTMA (Innovative Public Relation and Information):
- Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
- Universitas Muhammadiyah Malang
- Universitas Muhammadiyah Surabaya
- Universitas Muhammadiyah Gresik
Awarding IV: AUM Kesehatan:
- RS Siti Khodijah Sepanjang (Kategori Pelayanan Kesehatan Terintegrasi)
- RSI Siti Aisyah Madiun (Kategori Transformasi Mutu Pelayanan kesehatan)
Awarding V: Tokoh Masyarakat:
- Muhammad Rofi’i MT (Tokoh Pejuang Kemanusiaan dan Bencana)
- Arif Fathoni SH sebagai (Tokoh Politisi Penjaga Akuntabilitas Pemerintahan Daerah)
- Ahmad Riyadh PhD sebagai (Tokoh Keadilan dan Perlindungan Hak Rakyat)
- Najih Prastiyo SHI M.H. sebagai (Tokoh Ortom Berdedikasi)
- Ali Muthohirin sebagai (Tokoh Muda Inspiratif)
Awarding VI: Lifetime Achievement:
- Nadjib Hamid, salah satu founding father PMWU.CO
Awarding VII: Kontributor Terviral
- Wahidul Qohar
Awarding VIII: Kontributor Terproduktif
- Taufiqur Rohman
Pesan Ketua PWM Jatim
Ketua PWM Jawa Timur, Prof Dr dr Sukadiono MM, menekankan agar para kontributor PWMU.CO memegang teguh etika jurnalisme yang mencerahkan. “Jadilah jurnalis solusi, bukan jurnalis yang provokasi. Di era banjir informasi ini, kontributor Muhammadiyah harus hadir sebagai penyejuk dan pemberi jalan keluar atas persoalan umat” tegas Dokter Suko, sapaan akrabnya.
Ia juga menyoroti cara menyampaikan kritik di media massa. Menurutnya, kritik adalah hal yang wajar dalam organisasi, namun harus disampaikan dengan cara yang santun. Hal tersebut agar lebih mudah diterima dan tidak menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu.
Selain etika, Dokter Suko mengingatkan pentingnya akurasi dan integritas dalam penulisan berita. Ia menyinggung fenomena “copy-paste” atau pengambilan informasi dari sumber lain yang marak di era digital.
“Kalaupun ada informasi yang diambil dari sumber lain, tetap harus ada proses tabayun. Verifikasi terlebih dahulu kebenarannya. Jangan sampai berita yang kita sajikan justru menyesatkan” lanjutnya.
Sebagai pembaca setia, Dokter Suko mengungkapkan bahwa aspek pertama yang ia perhatikan dalam sebuah berita adalah validitas data.





0 Tanggapan
Empty Comments