Kegiatan monitoring yang dilaksanakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo di SD Muhida pada Rabu (6/5/2026), menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pembelajaran di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Mas Mansyur dan diikuti oleh seluruh guru, baik wali kelas, guru pendamping, maupun guru bidang studi.
Sejak awal kegiatan, para peserta mengikuti rangkaian acara dengan tertib. Monitoring ini bertujuan untuk meninjau pelaksanaan pembelajaran sekaligus memberikan ruang evaluasi bagi guru dalam meningkatkan kualitas pengajaran di kelas.
Kepala SD Muhida menyampaikan bahwa kegiatan monitoring diharapkan dapat menjaga mutu sekolah serta mendorong guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. Ia menilai kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pengembangan profesional guru.
Sementara itu, Agus dari tim monitoring Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo menyampaikan bahwa SD Muhida memiliki potensi sebagai sekolah rujukan.
“SD Muhida sudah bisa menjadi sekolah percontohan di Sidoarjo, tapi kalau kita lengah maka kita akan tertinggal. Monitoring itu tidak hanya menilai tapi bagaimana kita bisa maju bersama untuk menjadi yang terbaik. “ pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Nurul Huda, S.Pd.I, M.Pd., guru kelas II, mewakili sekolah untuk menampilkan inovasi pembelajaran melalui kegiatan “Kreasi Bermakna” yang dipresentasikan di hadapan guru dan tim monitoring. Ia menyampaikan materi tentang bangun datar dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa.
Berbagai metode dan media pembelajaran ditampilkan dalam kegiatan tersebut, antara lain proyek kreatif siswa, penggunaan alat peraga sederhana, serta penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Kegiatan ini dirancang untuk mendukung pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan.
Salah satu aktivitas yang dilakukan adalah pembuatan kreasi dari bangun datar. Setiap kelompok siswa diminta menyusun lima bentuk baru dari bangun datar yang telah disediakan. Setelah itu, masing-masing kelompok mempresentasikan hasil karya mereka di depan kelas.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, melatih kemampuan komunikasi, serta mengembangkan kreativitas. Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing jalannya kegiatan.
Tim monitoring Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo memberikan tanggapan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut Agus, kegiatan yang dilaksanakan menunjukkan upaya pengembangan pembelajaran yang dapat terus ditingkatkan.
“Terus belajar dan bergerak untuk menjadikan pembelajaran yg lebih baik,” ujarnya.
Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan para guru dapat terus mengembangkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi dan evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan sekolah Muhammadiyah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments