Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Belajar Data Lewat Permainan, Siswa SD Mumtaz Gunakan Diagram Batang

Iklan Landscape Smamda
Belajar Data Lewat Permainan, Siswa SD Mumtaz Gunakan Diagram Batang
Belajar seru dan edukatif bersama guru matematika (Indira/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana kelas IV SD Mumtaz pada pagi hari itu dipenuhi sorak-sorai siswa saat pembelajaran matematika berlangsung dengan pendekatan yang berbeda dari biasanya. Kegiatan belajar tidak dilakukan melalui penjelasan di papan tulis, melainkan melalui permainan sederhana yang melibatkan bola kecil dan gelas plastik.

Guru matematika, Indah Nurma Sari, memanfaatkan metode ini untuk mengenalkan materi penyajian data secara langsung kepada siswa.

Kegiatan diawali dengan instruksi kepada siswa untuk melempar bola ke arah gelas plastik yang disusun berjajar. Setiap siswa mendapat giliran untuk melempar, kemudian jumlah gelas yang jatuh dihitung sebagai skor. Siswa lain bertugas mencatat hasil tersebut dalam tabel pengamatan yang telah disiapkan.

Setelah seluruh siswa memperoleh giliran, data yang terkumpul kemudian diolah bersama. Siswa diminta menuliskan nama dan skor masing-masing, lalu menyajikannya dalam bentuk diagram batang di papan tulis.

Proses ini dilakukan secara bertahap dengan bimbingan guru, sehingga siswa dapat memahami hubungan antara data mentah dan bentuk visualnya.

“Matematika itu asyik dan tidak perlu ditakuti. Semua pembelajaran matematika bisa diselesaikan dengan cara yang menyenangkan seperti ini,” ujar Indah Nurma Sari, guru kelas IV yang juga penggagas aktivitas tersebut. Ia menjelaskan bahwa materi penyajian data akan lebih mudah dipahami apabila siswa terlibat langsung dalam proses pengumpulan dan pengolahan data.

Salah satu siswa, Ara dari kelas 4H, menyampaikan pengalamannya mengikuti kegiatan tersebut.

“Asyik sekali belajar menyajikan data secara langsung dan disertai game. Jadi aku senang sekali belajar matematika. Biasanya aku agak malas kalau lihat angka-angka, tapi sekarang malah ketagihan,” tuturnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Metode pembelajaran berbasis permainan ini juga mendorong partisipasi aktif siswa selama kegiatan berlangsung. Seluruh siswa terlibat dalam proses, baik sebagai peserta permainan maupun sebagai pencatat data.

Di akhir kegiatan, guru bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran dengan membaca dan membandingkan diagram batang yang telah dibuat.

Kepala urusan kurikulum sekolah menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, pendekatan pembelajaran yang dilakukan dapat membantu siswa memahami materi secara lebih kontekstual.

“Kami ingin matematika tidak lagi menjadi hantu bagi anak-anak. Dengan bermain, mereka justru memahami konsep lebih dalam,” ujarnya.

Kegiatan pembelajaran ditutup dengan refleksi bersama mengenai materi yang telah dipelajari. Siswa menunjukkan antusiasme terhadap metode yang digunakan dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib. Pembelajaran ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam mengembangkan metode belajar yang variatif dan sesuai dengan kebutuhan siswa. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 06/05/2026 20:17
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu