Empat siswa SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi atau SMK Mutu terpilih menjadi bagian dari tim Paskibraka tingkat Kecamatan Gondanglegi dalam upacara peringatan HUT ke-81 RI, Senin (17/8/2026).
Keempat siswa tersebut yakni Wahyu Dwi Andika (XI TAB 4), Zaki Afif Rifa’i (XI TKR 1), Bintang Rasendriya Satria W (XI TAB 6), dan Keysa Putri Halim Pertiwi (X TAB 2).
Bergabung dengan anggota Paskibraka dari sekolah lain se-Kecamatan Gondanglegi, keempat siswa SMK Mutu tampil kompak dalam barisan dan turut mengantarkan pelaksanaan upacara pengibaran bendera di Stadion Gondanglegi berlangsung lancar.
Momentum peringatan kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar setiap 17 Agustus menjadi wujud syukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia. Upacara kemerdekaan pun digelar secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional.
Upacara peringatan HUT ke-81 RI di Stadion Gondanglegi berlangsung lancar. Di balik kesuksesan pengibaran bendera tersebut, terdapat proses panjang yang harus dilalui para petugas Paskibraka.
Para siswa terbaik se-Kecamatan Gondanglegi yang lolos seleksi tampil gagah dan kompak ketika membawa Sang Merah Putih menuju puncak tiang bendera.
Keysa Putri Halim Pertiwi, putri pasangan Hendrik Kristanto dan Halimah, menceritakan pengalamannya saat mengikuti proses seleksi Paskibraka.
Proses tersebut bermula dari pendataan saat MASTASIBA. Ia kemudian mengikuti rangkaian seleksi awal, seperti pengukuran tinggi dan berat badan. Dengan tinggi badan 167 sentimeter serta kemampuan dasar latihan baris-berbaris (LBB) yang baik, Keysa berhasil melaju ke tingkat kecamatan untuk mengikuti tes kesehatan dan LBB lanjutan hingga akhirnya dinyatakan lolos.
“Awalnya saya deg-degan takut ga lolos di tahap LBB nya, setelah semua sudah di tes, Allhamdulillah nya saya lolos dan siap mengikuti latihan berikutnya,” kenangnya.
Setelah dinyatakan lolos, siswa SMK Mutu bergabung dengan siswa SMA dan SMK dari berbagai sekolah se-Kecamatan Gondanglegi. Mereka menjalani latihan selama hampir satu bulan penuh di bawah bimbingan Babinsa TNI-AD dari Koramil 0818/19 Gondanglegi.
Latihan intensif selama Juli dimulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB. Menjelang pelaksanaan upacara, intensitas latihan ditambah. Pada 11–14 Agustus 2026, latihan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 14.00 WIB.
Kebersamaan siswa yang berasal dari berbagai sekolah dengan latar belakang beragam memberikan pengalaman tersendiri bagi para anggota Paskibraka.
Mereka merasakan proses latihan yang dipimpin dan dibina TNI-AD tidak hanya membentuk kedisiplinan, tetapi juga memperkuat kekompakan di antara anggota tim, bahkan di luar kegiatan pembinaan.
“Kami akrab karena proses latihan, dan setelah upacara ini selesai yang terkenang adalah proses ini. Saya tidak akan menemui lagi komando serong kanan serong kiri,” tutur Wahyu.
Para siswa juga menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah memberikan kesempatan mengikuti seleksi hingga akhirnya terpilih sebagai anggota Paskibraka. Sekolah juga memberikan dispensasi selama mereka mengikuti proses latihan yang berlangsung hampir satu bulan.
“Saya dan teman-teman juga ingin berterimakasih kepada sekolah yang telah mengizinkan kami untuk mengikuti seleksi, memberikan dispensasi dan selalu mengingatkan untuk tetap mengerjakan tugas sekolah selama mengikuti proses latihan ini,” imbuh Zaki.
Ditemui setelah mengikuti upacara, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Mutu, Terminantono Yogi Darso, S.Or., M.Pd., mengungkapkan rasa bangganya atas keberhasilan empat siswa sekolah tersebut yang tergabung dalam tim Paskibra Sapta Surya Taruna SMK Mutu.
Keempatnya berhasil lolos dalam seleksi Paskibraka tingkat Kecamatan Gondanglegi tahun 2026.
“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan menjadi motivasi bagi siswa lainnya,” tegasnya.





0 Tanggapan
Empty Comments