Menjelang pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Tahun Ajaran 2026/2027, Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMu) Manafi’ul Ulum Sambi menggelar kegiatan Capacity Building bagi seluruh ustaz dan ustazah SMP serta SMA PonpesMu Manafi’ul Ulum Sambi, Senin (29/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SD Muhammadiyah Program Khusus Banyudono itu diikuti dengan penuh semangat dan suasana kekeluargaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Mudir PonpesMu Manafi’ul Ulum Sambi Ust. Pujiono, Kepala SMP Ust. Ahmad Yasin, Kepala SMA Ustadzah Ari Rosmawati, Mudir Ponpes Ust. Suradi, serta seluruh guru SMP dan SMA.
Dalam sambutannya, Mudir PonpesMu Manafi’ul Ulum Sambi, Ust. Pujiono, menjelaskan bahwa kegiatan Capacity Building menjadi bagian dari persiapan sebelum pelaksanaan Raker.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan membangun semangat baru, memperkuat motivasi, sekaligus menyatukan visi seluruh tenaga pendidik dalam mengemban amanah pendidikan Islam.
“Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai bekal ruhiyah dan motivasi bagi seluruh ustaz dan ustazah agar memasuki Raker dengan semangat baru, pikiran yang jernih, dan tekad yang kuat untuk memajukan PonpesMu Manafi’ul Ulum Sambi,” ungkapnya.
Pada sesi utama, Ust. Amir, M.Pd. menyampaikan materi bertajuk “Menghidupkan Sekolah Islam Sama dengan Menghidupkan Risalah Nabi.”
Ia menegaskan bahwa mendidik di sekolah Islam bukan sekadar menjalankan profesi, tetapi merupakan bagian dari perjuangan meneruskan misi para nabi dalam menyebarkan ilmu, membentuk akhlak, dan melahirkan generasi yang beriman, berilmu, serta berkarakter.
“Ketika kita berjuang menghidupkan sekolah Islam, sesungguhnya kita sedang menghidupkan risalah kenabian. Setiap ruang kelas adalah ladang dakwah, setiap proses pembelajaran adalah bagian dari perjuangan membangun peradaban,” tegas Ust. Amir.
Ia juga mengajak seluruh guru untuk tetap optimistis menghadapi berbagai tantangan dunia pendidikan.
Menurutnya, keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan fasilitas, tetapi juga oleh keikhlasan, kekompakan tim, budaya kerja yang positif, dan semangat berkhidmat kepada Allah SWT.
Dalam pemaparannya, Ust. Amir juga menekankan pentingnya membangun soliditas di lingkungan sekolah.
“Membangun Sekolah Harus Diawali dengan Soliditas Team, jangan Sampai kepala sekolah Ke utara guru Ke selatan. Guru harus Satu Frekwensi yang sama yg tidak sepaham ya, maaf di bina. Kedua penguatan Diniyah Guru, guru harus Jujur, disiplin Bagaimana mau membentuk karakter anak Disiplin Gurunya saja tidak disiplin, bagaimana Mau sholat Subuh Jamaah Gurunya saja enggan. semua tak ubahnya rumah tangga , orang tua atau guru jadi Figur teladanya. Ketiga Ya Full Timer Fokus jangan ngajar sana sini. Dengan fokus Waktu luang bisa dimanfaatkan menjalankan atau membuat program Kemajuan Sekolah atau Ponpes.”
Materi tersebut mendapat respons positif dari seluruh peserta yang mengikuti kegiatan dengan antusias melalui sesi refleksi, diskusi, dan motivasi.
Melalui kegiatan Capacity Building ini, PonpesMu Manafi’ul Ulum Sambi berharap seluruh tenaga pendidik memiliki semangat baru, visi yang selaras, serta komitmen yang semakin kuat dalam mewujudkan lembaga pendidikan Islam yang unggul, berkemajuan, dan mampu melahirkan generasi penerus dakwah yang berilmu, berakhlak mulia, serta siap menjadi pemimpin masa depan.





0 Tanggapan
Empty Comments