Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kepala Spemdalas Paparkan Strategi Manajemen Sekolah Modern di Hadapan Peserta Bimtek Kemendikdasmen

Iklan Landscape Smamda
Kepala Spemdalas Paparkan Strategi Manajemen Sekolah Modern di Hadapan Peserta Bimtek Kemendikdasmen
Spemdalas Gresik Jadi Percontohan, Bagikan Praktik Baik MBS di Forum Kemendikdasmen
pwmu.co -

SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik menunjukkan komitmennya dalam pengembangan tata kelola pendidikan dengan berpartisipasi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Tahun 2026 yang diselenggarakan Direktorat SMP Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kegiatan tersebut berlangsung pada 24–27 Juni 2026 di Hotel Harris Gubeng, Surabaya, dan diikuti berbagai pemangku kepentingan pendidikan. Peserta terdiri atas perwakilan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Jawa Timur, kepala bidang SMP dari sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur, hingga kepala SMP terpilih yang berbagi praktik baik implementasi MBS di sekolah masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, Yugo Triawanto, M.Si., mendapat kesempatan memaparkan praktik baik manajemen berbasis sekolah yang selama ini diterapkan di Spemdalas.

Melalui paparannya, Yugo menjelaskan berbagai strategi yang diterapkan sekolah dalam mengelola satuan pendidikan secara mandiri, partisipatif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu.

Salah satu inovasi yang menarik perhatian peserta adalah Dashboard Manajemen Spemdalas, sebuah sistem pemantauan kinerja yang dikembangkan untuk mendukung implementasi Manajemen Berbasis Sekolah.

Dashboard tersebut memuat data capaian dan kinerja dari setiap bidang kerja, meliputi kurikulum, kesiswaan, Ismuba, humas, sarana dan prasarana, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Menurut Yugo, dashboard tersebut menjadi instrumen penting dalam memastikan seluruh program sekolah berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Setiap bidang dapat mengisi data kinerja secara berkala sehingga pimpinan sekolah mampu melakukan monitoring dan evaluasi secara lebih cepat, akurat, dan berbasis data.

“Selain itu, bentuk MBS yang dijalankan Spemdalas adalah kegiatan Orang Tua Mengajar. Dalam kegiatan ini, orang tua dapat hadir, memberikan materi, dan merasakan langung mengajar di dalam kelas. Materi yang disampaikan, tentunya, sesuai dengan profesi. Hal ini menjadi bentuk sinergi nyata sekolah yang akan terus kami optimalisasi,” jelasnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Selain menjadi ajang berbagi praktik baik, bimtek tersebut juga memberikan penguatan kepada seluruh peserta mengenai strategi implementasi Manajemen Berbasis Sekolah.

Yugo mengatakan, salah satu manfaat terbesar yang diperoleh dari kegiatan tersebut adalah bertambahnya wawasan dan kemampuan peserta dalam mengimplementasikan MBS secara lebih efektif di satuan pendidikan masing-masing.

“Bimtek ini memberikan banyak wawasan dan penguatan terkait implementasi MBS. Kami memperoleh berbagai perspektif baru yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah,” ujarnya.

Terkait penerapan hasil bimtek di Spemdalas, Yugo menegaskan bahwa konsep-konsep Manajemen Berbasis Sekolah sebenarnya telah dijalankan di sekolah. Meski demikian, hasil dari kegiatan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas implementasinya.

“Pasti akan kami terapkan. Sebenarnya MBS sudah kami laksanakan selama ini, tinggal bagaimana terus meningkatkan kualitas implementasinya agar semakin optimal dan berdampak pada mutu layanan pendidikan,” tegasnya.

Revisi Oleh:
  • Satria - 25/06/2026 20:44
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu