Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KIS Masjid Attaqwa Bahas Amanah di Tengah Ujian Kepentingan Dunia

Iklan Landscape Smamda
KIS Masjid Attaqwa Bahas Amanah di Tengah Ujian Kepentingan Dunia
KIS Masjid Attaqwa Bahas Amanah di Tengah Ujian Kepentingan Dunia. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Kajian Inspiratif Subuh (KIS) di Masjid Attaqwa Pogot Surabaya, Rabu (16/9/2026), kembali mengangkat pembahasan sifat wajib bagi para Rasul Allah. Setelah sebelumnya membahas sifat shiddiq atau kejujuran, kajian kali ini berfokus pada sifat amanah.

Kajian yang disampaikan oleh ustad Muchamad Arifin tersebut mengajak jamaah memahami bahwa amanah bukan sekadar mampu menjaga titipan berupa harta, tetapi juga kesanggupan menjaga setiap kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan Allah maupun manusia.

Di tengah kehidupan hari ini, amanah menjadi nilai yang semakin penting sekaligus semakin berat untuk dijaga. Kepentingan pribadi, ambisi jabatan, keuntungan materi, bahkan keinginan untuk mendapatkan pengakuan terkadang membuat seseorang mudah mengabaikan kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.

Padahal, Al-Qur’an memberikan peringatan yang sangat tegas. Dalam QS. Al-Anfal: 27, Allah mengingatkan orang-orang beriman agar tidak mengkhianati Allah dan Rasul serta tidak mengkhianati amanah yang dipercayakan kepada mereka.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa amanah bukan hanya persoalan hubungan antarmanusia, tetapi juga bagian dari pertanggungjawaban seorang hamba kepada Allah.

Ustad Muchamad Arifin menekankan, amanah harus hadir dalam berbagai ruang kehidupan: dalam keluarga, pekerjaan, organisasi, jabatan, pengelolaan harta, ilmu pengetahuan, hingga dalam penggunaan teknologi dan media sosial.

Di era digital, misalnya, menjaga amanah berarti tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, tidak menyalahgunakan data orang lain, serta tidak menggunakan ilmu dan teknologi untuk merugikan sesama.

SMPM 5 Pucang SBY

“Jangan hanya ingin dipercaya oleh manusia. Jadilah orang yang mampu menjaga kepercayaan karena Allah,” menjadi salah satu pesan penting dalam kajian tersebut.

Amanah pada akhirnya bukan sekadar tentang apa yang dititipkan orang lain kepada kita, tetapi tentang bagaimana kita mempertanggungjawabkan setiap kepercayaan di hadapan Allah.

Sebab, ketika kepentingan dunia semakin kuat menarik manusia untuk mengkhianati kepercayaan, amanah menjadi bukti bahwa iman masih memiliki tempat dalam kehidupan.

Kajian KIS Masjid Attaqwa mengingatkan jamaah bahwa membangun kehidupan yang baik tidak cukup hanya dengan kecerdasan dan kemampuan. Dunia juga membutuhkan manusia yang jujur, dapat dipercaya, dan mampu menjaga amanah. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 16/09/2026 08:45
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu