Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KKN-MAS Kelompok 100 Edukasi “Tubuhku Miliku” untuk Cegah Kekerasan Seksual pada Anak Usia Dini

Iklan Landscape Smamda
KKN-MAS Kelompok 100 Edukasi “Tubuhku Miliku” untuk Cegah Kekerasan Seksual pada Anak Usia Dini
Mahasiswa KKN-MAS Kelompok 100 Berikan Edukasi "Tubuhku Miliku" di TK PGRI 02 Pujon untuk Tingkatkan Kesadaran Anak tentang Situasi Aman dan Tidak Aman (Rohana/PWMU.CO)
pwmu.co -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN-MAS) Kelompok 100 menggelar edukasi bertajuk “Tubuhku Miliku” bagi peserta didik TK PGRI 02 Pujon, Kabupaten Malang, Senin (3/8/2026). Program ini bertujuan menanamkan pemahaman kepada anak usia dini mengenai perlindungan diri sebagai upaya mencegah kekerasan seksual sejak dini.

Kegiatan yang dilaksanakan selama satu hari tersebut diikuti oleh peserta didik Kelas A dan Kelas B dengan pendampingan empat mahasiswa KKN-MAS Kelompok 100. Masing-masing kelas didampingi oleh dua mahasiswa agar proses pembelajaran berlangsung lebih interaktif dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.

Materi disampaikan melalui berbagai metode yang menyenangkan, seperti bercerita, permainan edukatif, diskusi interaktif, serta penggunaan kartu situasi. Pendekatan tersebut dipilih agar anak-anak lebih mudah memahami materi sekaligus berani menyampaikan pendapat dan pengalaman mereka.

Dalam kegiatan tersebut, peserta dikenalkan pada konsep bagian tubuh pribadi, batasan sentuhan yang boleh dan tidak boleh dilakukan orang lain, serta cara mengenali situasi yang aman maupun tidak aman. Anak-anak juga diajak mempraktikkan langkah sederhana apabila menghadapi situasi yang membuat mereka tidak nyaman, yaitu berani mengatakan “tidak”, menjauh dari situasi tersebut, dan segera melapor kepada orang dewasa yang dipercaya.

Ketua pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa edukasi perlindungan diri perlu diberikan sejak usia dini karena anak merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan. Melalui pemahaman yang tepat, anak diharapkan mampu mengenali hak atas tubuhnya sendiri serta memiliki keberanian untuk melindungi diri.

Kepala TK PGRI 02 Pujon, Arwati, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan anak usia dini.

“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN-MAS Kelompok 100 yang telah memberikan edukasi Tubuhku Miliku. Edukasi ini membantu anak-anak memahami kondisi yang aman dan tidak aman serta mengenali bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain,” ujarnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Apresiasi serupa disampaikan wali kelas B yang menilai kegiatan tersebut memberikan wawasan baru bagi peserta didik.

“Materi ini sangat penting karena masih banyak anak yang belum memahami bahwa tubuh mereka tidak boleh disentuh sembarang orang. Penyampaian melalui permainan membuat anak-anak lebih mudah memahami materi,” tuturnya.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti permainan edukatif, serta berlatih menyampaikan respons ketika menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan diri.

Melalui program ini, Mahasiswa KKN-MAS Kelompok 100 berharap edukasi mengenai perlindungan diri dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan sekolah, orang tua, dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus membentuk anak-anak yang berani menjaga dirinya, memahami batasan tubuh pribadi, serta menghormati tubuh orang lain sejak usia dini. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 03/08/2026 19:33
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu