Kuliah Kerja Nyata Pengembangan Cabang dan Ranting (KKN PCR) Benowo 2026 Kelompok 36 resmi dibuka di Masjid Al-Amin, Benowo, Senin (6/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.30–11.00 WIB tersebut menjadi awal pelaksanaan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan mengusung tema “Berakar Lokal, Berdampak Global, Mewujudkan Masjid sebagai Pusat Dakwah, Kesehatan, dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Tepat Guna.”
Acara pembukaan dihadiri jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Benowo, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Benowo, Takmir Masjid Al-Amin, dosen pendamping lapangan, mahasiswa KKN PCR Kelompok 36, serta tokoh masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars Muhammadiyah.
Ketua KKN PCR Kelompok 36, Bilal Rizky Mubarok, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya program pengabdian tersebut.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada PCM Benowo dan Takmir Masjid Al-Amin yang telah menerima mahasiswa untuk melaksanakan KKN PCR di wilayah tersebut.
Menurutnya, KKN PCR tidak hanya menjadi bagian dari kewajiban akademik, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung bersama masyarakat.
Berbagai program kerja yang telah disusun diharapkan mampu mendukung penguatan dakwah, meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat, serta mendorong pemberdayaan melalui pemanfaatan teknologi tepat guna sesuai kebutuhan lingkungan.
Dosen Pendamping Lapangan, Dr. Rifa’atul Maftuhah, M.Pd., mengingatkan seluruh mahasiswa agar menjaga nama baik Universitas Muhammadiyah Surabaya selama menjalankan KKN.
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari terlaksananya seluruh kegiatan, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa membangun komunikasi, bekerja sama, dan menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Ketua PCM Benowo, Drs. Mardjianto, menyambut baik pelaksanaan KKN PCR di wilayahnya.
Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan energi baru bagi pengembangan dakwah Muhammadiyah sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat.
Menurutnya, masjid perlu terus dikembangkan agar tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta pengembangan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Rangkaian pembukaan ditutup dengan doa yang dipimpin Masri, S.Pd.
Doa dipanjatkan agar seluruh program KKN PCR Benowo 2026 berjalan lancar, membawa keberkahan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan Persyarikatan Muhammadiyah.
Melalui tema yang diusung, mahasiswa KKN PCR Kelompok 36 berkomitmen menghadirkan program-program berbasis potensi lokal dengan memanfaatkan teknologi tepat guna. Sinergi antara mahasiswa, PCM Benowo, Takmir Masjid Al-Amin, dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang memperkuat peran masjid sebagai pusat dakwah dan pemberdayaan umat.





0 Tanggapan
Empty Comments