Ikatan Keluarga Pondok Pesantren Al-Ishlah (IKPI) Bidang Usaha dan Ekonomi menggagas sejumlah langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi Pondok Pesantren Al-Ishlah Sendangagung, Paciran, Lamongan. Salah satunya melalui pembukaan booth merchandise saat kunjungan wali santri dan penyelenggaraan Reuni Akbar Alumni.
Gagasan tersebut mengemuka dalam rapat IKPI Bidang Usaha dan Ekonomi yang digelar di Sunset Cafe, Tanjung Kodok Beach Resort, Rabu (29/7/2026). Rapat dipimpin Ustadzah Sri Welas Setyowati dan dihadiri pengurus serta anggota bidang usaha dan ekonomi.
Melalui program tersebut, IKPI berkomitmen membangun unit usaha pondok yang produktif, profesional, dan berkelanjutan guna mendukung pendidikan, dakwah, kegiatan sosial, hingga pembangunan sarana dan prasarana pesantren.
Salah satu rekomendasi utama rapat adalah pembukaan booth penjualan merchandise IKPI pada setiap jadwal kunjungan wali santri.
Booth tersebut tidak hanya menjual produk resmi IKPI seperti tas, payung, gelas, tumbler, gantungan kunci, dan stiker, tetapi juga menjadi etalase bagi produk karya santri, alumni, serta unit usaha Pondok Pesantren Al-Ishlah.
Langkah ini diharapkan mampu memperkenalkan produk-produk pondok sekaligus menjadi salah satu sumber pendanaan berbagai program organisasi.
Rapat juga mengusulkan penyelenggaraan Reuni Akbar Alumni Pondok Pesantren Al-Ishlah sebagai media mempererat silaturahmi sekaligus memetakan potensi alumni.
Untuk merealisasikan agenda tersebut, IKPI akan membentuk tim persiapan yang bertugas menyusun konsep kegiatan, melakukan pendataan alumni, serta membangun jejaring yang lebih kuat.
Melalui reuni tersebut, IKPI berharap dapat menghimpun potensi alumni berdasarkan angkatan, domisili, profesi, keahlian, jaringan, hingga bidang usaha yang dimiliki.
Selain dua program utama tersebut, rapat menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis lainnya, yaitu:
- Menerapkan manajemen usaha yang profesional dan transparan.
- Menyusun database alumni secara terstruktur.
- Membentuk forum komunikasi dan jejaring usaha antaralumni.
- Menyusun roadmap pengembangan ekonomi pondok.
- Melakukan inventarisasi aset dan potensi usaha.
- Membentuk tim kajian kelayakan bisnis.
- Menyusun rencana aksi beserta target dan evaluasi berkala.
- Mengembangkan program ekonomi yang mampu membuka lapangan pekerjaan bagi lulusan pondok, alumni, maupun masyarakat.
Berdasarkan notulen rapat, seluruh program tersebut diarahkan untuk mencapai enam tujuan utama, mulai dari memperkuat pemasaran merchandise, menghimpun potensi alumni, membangun jejaring usaha, membuka peluang kerja, hingga mewujudkan kemandirian ekonomi Pondok Pesantren Al-Ishlah.
IKPI Bidang Usaha dan Ekonomi menegaskan kesiapan menjadi motor kolaborasi antara pondok, alumni, wali santri, dan masyarakat.
Dengan pengelolaan yang profesional, pondok diharapkan tidak hanya mampu mandiri secara ekonomi, tetapi juga berperan dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi para lulusan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Sementara itu, penyelenggaraan Reuni Akbar Alumni diharapkan menjadi momentum memperkuat ukhuwah antargenerasi, sedangkan booth merchandise menjadi langkah nyata pertama dalam memperkenalkan identitas IKPI sekaligus mendukung pembiayaan program-program organisasi.





0 Tanggapan
Empty Comments