Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kwarwil HW Jatim Hadir dan Apresiasi Antusiasme Santri di Kemah Santri Muhammadiyah Nasional

Iklan Landscape Smamda
Kwarwil HW Jatim Hadir dan Apresiasi Antusiasme Santri di Kemah Santri Muhammadiyah Nasional
Kwarwil HW Jatim Hadir dan Apresiasi Antusiasme Santri di KSMN II. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Kwartir Wilayah Hizbul Wathan (Kwarwil HW) Jawa Timur turut ambil bagian dalam Kemah Santri Muhammadiyah Nasional (KSMN) ke-2 yang berlangsung di Bumi Perkemahan Coban Rondo, Malang, 21–24 September 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M) Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini diikuti ratusan regu dan ribuan santri dari berbagai pondok pesantren Muhammadiyah di Indonesia.

Mengusung tema “Menyiapkan Kader Pemimpin Bangsa: Santri Muhammadiyah Disiplin, Mandiri, dan Berprestasi”, KSMN II tidak hanya menjadi ajang pertemuan santri Muhammadiyah dari berbagai daerah. Kemah nasional ini juga menjadi ruang pembinaan karakter, kemandirian, kepemimpinan, kedisiplinan, dan prestasi generasi muda Muhammadiyah.

Pada momen penutupan KSMN II, Kamis (24/9/2026), Kwarwil HW Jawa Timur turut hadir melalui Wakil Ketua Kwarwil HW Jatim, Murni Novida Wardany. Ia juga berkesempatan menyerahkan piala kepada sejumlah pondok pesantren yang berhasil meraih juara dalam berbagai perlombaan.

Bangga Melihat Semangat Santri

Dikonfirmasi PWMU.CO, Kamis (24/9/2026), Murni menyampaikan rasa senang dan bangganya melihat antusiasme para santri selama mengikuti rangkaian KSMN II.

“Saya sangat senang dan bangga melihat para santri Muhammadiyah antusias mengikuti perlombaan mulai awal hingga akhir,” ujarnya.

Menurutnya, semangat para peserta terlihat hingga penghujung kegiatan. Bahkan, para santri tetap bertahan mengikuti rangkaian acara hingga penutupan.

“Bahkan tidak terlihat ada yang pulang terlebih dahulu. Sorak-sorai, yel-yel, dan tepuk tangan penuh semangat saat pengumuman pemenang justru membuat suasana menjadi lebih hidup,” tuturnya.

Ia menilai suasana tersebut menunjukkan bahwa KSMN II bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan juara. Lebih dari itu, kegiatan ini berhasil membangun kebersamaan dan semangat persaudaraan antarsantri Muhammadiyah dari berbagai daerah.

Apresiasi untuk Panitia Lokal

Murni juga memberikan apresiasi kepada panitia lokal yang berasal dari Malang Kota dan Malang Kabupaten. Menurutnya, dukungan panitia turut menjadi salah satu faktor penting sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar.

“Panitia lokal, Malang Kota dan Malang Kabupaten, juga tak kalah hebatnya. Segala sesuatu disiapkan dengan cukup maksimal sehingga acara berlangsung dengan lancar mulai awal hingga akhir acara,” ungkapnya.

Berharap Peserta KSMN Semakin Bertambah

SMPM 5 Pucang SBY

Meski memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan KSMN II, Murni berharap jumlah peserta pada penyelenggaraan berikutnya dapat semakin meningkat.

Ia melihat masih terdapat sejumlah pondok pesantren yang belum mengikuti KSMN karena berbagai alasan, di antaranya belum siap dan belum memperoleh informasi mengenai kegiatan tersebut.

“Semoga di tahun depan peserta KSMN semakin bertambah banyak. Masih ada beberapa pondok pesantren yang tidak mengikuti dengan alasan belum siap, bahkan ada yang tertinggal informasi,” jelasnya.

Menurut Murni, kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi dalam penyebarluasan informasi kegiatan. Sosialisasi yang dilakukan lebih awal dan merata dinilai dapat memberikan waktu yang cukup bagi calon peserta untuk mempersiapkan diri, terutama bagi pesantren yang berasal dari daerah yang jauh dari lokasi kegiatan.

“Apalagi jika lokasi asal jauh dari bumi perkemahan. Jika informasi sudah diinformasikan jauh-jauh hari, memungkinkan calon peserta lebih matang mempersiapkannya, baik tenaga, pikiran, akomodasi, maupun transportasi,” tuturnya.

“Kalianlah Sang Juara”

Menutup pernyataannya, Murni menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta KSMN II, baik yang berhasil meraih juara maupun yang belum memperoleh penghargaan.

Baginya, keberhasilan dalam KSMN tidak semata-mata ditentukan oleh piala yang dibawa pulang. Keberanian untuk hadir, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, berkompetisi dengan disiplin, serta menjalankan tanggung jawab merupakan bentuk kemenangan tersendiri.

“Selamat kepada para peserta, baik yang mendapatkan juara lomba maupun yang tidak. Karena sejatinya menang itu berasal dari hati. Bersedia hadir dan mengikuti perlombaan dengan disiplin dan tanggung jawab adalah kemenangan yang tak tergantikan,” katanya.

Ia pun berpesan agar para santri tidak berkecil hati bagi mereka yang belum mendapatkan juara. Sebaliknya, pengalaman selama KSMN II hendaknya menjadi bekal untuk terus bertumbuh dan berprestasi.

“Maka percayalah, para peserta KSMN 2026 adalah bibit-bibit unggul Muhammadiyah yang sangat luar biasa. Kalianlah sang juara,” pungkasnya. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 24/09/2026 22:09
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu