Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KKN T 21 Umsida Buat Lilin Aromaterapi dari Bunga Kenanga

Iklan Landscape Smamda
KKN T 21 Umsida Buat Lilin Aromaterapi dari Bunga Kenanga
Pelatihan inovasi pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar bunga kenanga oleh Mahasiswa KKN Terpadu 21 Umsida, Sabtu (04/07/2026). (Bella/PWMU.CO).
pwmu.co -

Kelompok KKN Terpadu 21 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menyelenggarakan pelatihan inovasi pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar bunga kenanga.

Tidak sendirian, kegiatan ini turut berkolaborasi bersama ibu PKK Desa Kendalsewu, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (04/07/2026).

Sebanyak 33 anggota PKK berkumpul di Balai Desa Kendalsewu bersama-sama memanfaatkan potensi lokal yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Potensi Bunga Kenanga sebagai Produk Bernilai Ekonomi

Ketua pelaksana kegiatan dari Kelompok KKN T 21, Muhammad Ali Fikri, menyampaikan bahwa Desa Kendalsewu dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki banyak tanaman bunga kenanga.

Namun, selama ini bunga kenanga umumnya hanya dimanfaatkan sebagai bunga sekar untuk keperluan tradisi dan kegiatan tertentu.

Melihat potensi tersebut, Kelompok KKN T 21 Umsida menghadirkan program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi sebagai salah satu bentuk inovasi produk kreatif berbasis potensi desa.

Mereka mempelajari proses pembuatan lilin aromaterapi, mulai dari pengenalan bahan, proses pencampuran aroma kenanga, hingga teknik pencetakan dan pengemasan produk.

Selain memberikan keterampilan baru, kegiatan ini juga bertujuan untuk membuka peluang usaha rumahan yang dapat dikembangkan oleh masyarakat.

SMPM 5 Pucang SBY

“Jadi dari pelatihan ini, kami berharap masyarakat dapat mengembangkan kreativitas dan menjadikan bunga kenanga sebagai produk inovatif yang bernilai ekonomi” ujar Fikri.

Cara Pembuatan yang Sederhana

Fikri menjelaskan bahwa pembuatan lilin ini cukup sederhana, di antaranya:

  1. Jemur bunga kenanga di bawah sinar matahari hingga kering. Bunga kenanga kering ini dapat digunakan sebagai campuran aroma tambahan atau sebagai hiasan pada lilin.
  2. Siapkan parafin atau lilin, potong menjadi bagian kecil agar lebih mudah meleleh saat dipanaskan.
  3. Masukkan parafin/lilin ke dalam wadah tahan panas, lalu lelehkan dengan cara dipanaskan di atas panci berisi air panas atau teknik double boiler. Aduk perlahan hingga lilin mencair sempurna.
  4. Setelah parafin/lilin mencair, masukkan bubuk pengeras/stearin sesuai takaran. Aduk hingga tercampur rata. Bubuk pengeras berfungsi membantu lilin lebih padat, tidak mudah lembek, dan hasil akhirnya lebih kokoh.
  5. Setelah campuran lilin dan bubuk pengeras menyatu, tambahkan minyak aromatik bunga kenanga. Aduk perlahan agar aroma tercampur merata ke seluruh lilin.
  6. Bunga kenanga kering dapat ditambahkan secukupnya sebagai penguat aroma dan hiasan.
  7. Sebaiknya bunga kering diletakkan di bagian pinggir atau permukaan lilin, tidak terlalu dekat dengan sumbu agar lebih aman saat lilin dinyalakan.
  8. Tuangkan lilin cair ke dalam cetakan atau wadah yang sudah disiapkan. Lakukan secara perlahan agar hasil lilin lebih rapi.
  9. Letakkan sumbu lilin di bagian tengah cetakan. Gunakan lidi atau kayu kecil sebagai penyangga agar sumbu tetap tegak dan tidak bergeser.
  10. Diamkan lilin selama kurang lebih 1–2 jam hingga mulai mengeras. Untuk hasil yang lebih padat dan sempurna, lilin dapat didiamkan selama 24 jam sebelum digunakan.

Tarik Antusiasme Warga

Suasana pelatihan berlangsung interaktif karena para peserta aktif bertanya mengenai teknik pembuatan, pemilihan bahan, serta peluang pemasaran produk.

Salah satu peserta pelatihan, Siti Aminah, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman dan keterampilan baru yang sebelumnya belum pernah dipelajari.

“Sebelumnya kami belum tahu, ternyata bunga kenanga yang selama ini hanya digunakan sebagai bunga nyekar, bisa diolah menjadi produk yang menarik dan memiliki nilai jual” tuturnya.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 06/07/2026 16:19
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu