Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) Kelompok 20 Desa Brengkok menggelar penyuluhan HIV dan AIDS bagi siswa SMA Nusantara 2 Brondong, Kabupaten Lamongan, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja bidang kesehatan KKN Umla Kelompok 20. Penyuluhan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai HIV dan AIDS, mulai dari cara penularan, pencegahan, hingga pentingnya menghindari stigma terhadap orang yang hidup dengan HIV.
Kenalkan HIV dan AIDS kepada Generasi Muda
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) dengan bahasa yang disesuaikan dengan usia siswa.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan HIV dan AIDS, cara penularan, langkah pencegahan, serta pemahaman yang benar mengenai kedua kondisi tersebut. Mahasiswa juga mengingatkan siswa agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terbukti kebenarannya.
Selain aspek kesehatan, penyuluhan menekankan dampak informasi keliru yang dapat memunculkan stigma dan diskriminasi. Karena itu, siswa diajak memperoleh informasi dari sumber yang tepercaya serta membangun sikap yang tepat terhadap orang yang hidup dengan HIV.
Penyuluhan dikemas secara interaktif. Siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga diberi kesempatan menyampaikan pertanyaan mengenai hal-hal yang masih belum mereka pahami.
KKN Umla Dorong Kesadaran Kesehatan Siswa
Salah satu anggota tim KKN bidang kesehatan, Milla Roshidatul Ulla, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya mahasiswa memberikan pengetahuan yang benar kepada generasi muda.
“Kami ingin memberikan pemahaman kepada siswa mengenai HIV dan AIDS secara benar dan tidak menakut-nakuti. Dengan pengetahuan yang tepat, mereka diharapkan dapat menjaga diri, memahami cara pencegahan, serta tidak memberikan stigma kepada orang yang hidup dengan HIV,” ujarnya.
Menurut Milla, edukasi kesehatan bagi remaja penting karena pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam mengambil keputusan secara lebih bertanggung jawab.
“Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, siswa tidak hanya mengetahui apa itu HIV dan AIDS, tetapi juga memahami cara mencegahnya dan mampu menyampaikan informasi yang benar kepada lingkungan sekitar,” tambahnya.
Kepala Sekolah Apresiasi Penyuluhan
Kepala SMA Nusantara 2 Brondong, Suyatin, mengapresiasi kegiatan penyuluhan yang diberikan mahasiswa KKN Umla Kelompok 20.
Menurutnya, edukasi mengenai HIV dan AIDS penting diberikan kepada siswa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran kesehatan di lingkungan sekolah.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN Umla Kelompok 20. Penyuluhan seperti ini memberikan tambahan wawasan kepada siswa mengenai kesehatan, khususnya tentang HIV dan AIDS yang memang perlu dipahami dengan informasi yang benar,” ujar Suyatin.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi siswa sekaligus mendorong mereka lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan.
“Harapannya anak-anak mendapatkan pemahaman yang baik dan bisa menerapkan pola hidup yang sehat. Mereka juga diharapkan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum tentu benar serta dapat menyikapi persoalan HIV dan AIDS dengan bijak,” tambahnya.
Bangun Kesadaran dan Cegah Stigma
Selain membahas cara penularan dan pencegahan, penyuluhan juga menekankan pentingnya membangun sikap yang tepat terhadap orang yang hidup dengan HIV.
Mahasiswa mengajak siswa memahami bahwa HIV dan AIDS perlu dihadapi dengan pengetahuan yang benar, bukan ketakutan maupun stigma. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu siswa bersikap lebih bijak serta tidak melakukan diskriminasi berdasarkan informasi yang keliru.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi KKN Umla Kelompok 20 dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya generasi muda di lingkungan sekolah.
Melalui penyuluhan tersebut, mahasiswa berharap siswa SMA Nusantara 2 Brondong menjadi generasi yang lebih sadar kesehatan, memiliki pengetahuan yang tepat mengenai HIV dan AIDS, serta mampu menyebarkan informasi yang benar kepada teman dan lingkungan sekitarnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments