Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

“Cerita Indah Keluarga Aisyiyah” Telah Usai, Ini Pelajaran yang Diterima

Iklan Landscape Smamda
“Cerita Indah Keluarga Aisyiyah” Telah Usai, Ini Pelajaran yang Diterima
Kegiatan Cinta alias "Cerita Indah Keluarga Aisyiyah" TK ABA VI Probolinggo bersama PDA Kota Probolinggo, Sabtu (5/9/2026). (Fatmawati/PWMU.CO).
pwmu.co -

Kegiatan Cinta alias “Cerita Indah Keluarga Aisyiyah” TK ABA VI Probolinggo yang berlangsung Sabtu (5/9/2026) telah usai.

Kegiatan ini merupakan program unggulan TK ABA VI yang melibatkan semua wali murid dengan menghadirkan pemateri handal.

Pada perhelatan kali ini, narasumber yang hadir adalah Perwakilan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Probolinggo, Noor Hidayah.

Anak adalah Peniru Ulung

Pengasuhan Berbasis Fitrah merupakan materi yang dikupas pagi ini. Yayak, panggilan akrab dari Noor Hidayah dengan penuh semangat menjelaskan bahwa anak adalah amanah yang dititipkan oleh Allah.

“Namanya titipan, pasti suatu saat pemiliknya akan mengambilnya kembali” terangnya.

Anak terlahir secara fitrah atau suci dan sebagai orang tua yang merupakan pengaruh pertama untuk anak, maka, lanjut Yayak, seyogyanya harus memberikan contoh yang baik.

“Anak harus kita bekali dengan ahlak yang baik pula, karena sejatinya anak merupakan peniru ulung baik apa yang dilihat maupun apa yang di dengar. Jadi bukan hanya diajarkan saja, tetapi kita juga harus memberikan contoh nyata” tegas Yayak.

Menurutnya, tugas orang tua adalah menjaga fitrah anaknya dari pengaruh buruk lingkungan. “Berilah anak kita makanan dan minuman yang halal, karena semua itu bisa memudahkan kita untuk berbuat baik, beramal sholeh. Karena tujuan utama kita diciptakan didunia ini hanyalah semata mata untuk beribadah kepada Allah” tuturnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Orang Tua Baik Lahirkan Anak Baik

Semua wali murid benar benar menyimak materi yang dijelaskan oleh Noor Hidayah. Faroha, salah satu wali murid Kelompok B menyampaikan pelajaran yang diterimanya.

“Anak baik pasti terlahir dari orang tua yang baik, tapi kalau anaknya tidak baik, ya kita tinggal lihat saja orang tuanya seperti apa” katanya.

Terakhir, Noor Hidayah mengatakan bahwa wali murid TK ABA VI sudah sangat tepat menyekolahkan anaknya d TK ABA. Karena di sekolah ini mengajarkan do’a-do’a, hafalan surat pendek, pengenalan hadist serta muroja’ah pagi.

Amalia Nofrianti Budiarjo, Kepala TK ABA VI menambahkan bukan hanya hafalan do’a dan hadist saja, namun program kita adalah siswa lulusan TK ABA VI sudah bisa menghafal juz 30.

Oleh karena itu pihak sekolah dan orang tua harus saling bekerja sama mengajar dan melatih anak agar bisa menghafal al qur’an juz 30.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 06/09/2026 17:39
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu