Suasana fajar di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Wonokromo Surabaya terasa berbeda dari biasanya. Udara pagi yang sejuk berpadu dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menggema lembut dari sudut-sudut area sekolah, menghadirkan atmosfer teduh dan menenangkan jiwa.
Melalui kegiatan pembiasaan tilawah murottal bersama yang dipelopori Kaur Ismuba SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix), Basirun, S.Pd., awal hari di sekolah itu seakan dibuka dengan cahaya keberkahan yang menyentuh setiap hati.
Lantunan ayat demi ayat yang dibaca para siswa mulai kelas I hingga kelas VI secara bergiliran sesuai jadwal terdengar begitu syahdu. Dengan suara polos namun penuh ketulusan, anak-anak membaca Al-Qur’an secara bergantian sebelum memulai aktivitas pembelajaran.
Kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas formal, melainkan bagian dari ikhtiar sekolah dalam menanamkan karakter Qur’ani kepada seluruh sivitas akademika sekaligus mewujudkan tagline sekolah: “Qur’anic and International Insight.”
Di sela-sela menunggu pelaksanaan salat Dhuha berjamaah dimulai, para guru dan siswa tampak larut dalam suasana penuh kekhidmatan. Sebagian siswa khusyuk membaca Al-Qur’an dengan tartil sambil menatap mushaf di tangan mereka.
Sementara itu, para guru dengan penuh ketelatenan membantu menata saf dan barisan siswa yang baru turun dari mobil antar-jemput di tengah lapangan Perguruan Muhammadiyah Wonokromo.
Pemandangan sederhana tersebut menghadirkan kesan mendalam bahwa sekolah terus berkomitmen membangun kedekatan intensif dengan Kalamullah.
Melalui pembiasaan ini, SD Musix konsisten menghadirkan ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam pembentukan karakter.
Sekolah berharap, melalui lantunan ayat suci yang digemakan setiap pagi, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi berprestasi yang memiliki akhlak mulia serta kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an.
Kepala SD Musix, Munahar, S.H.I., M.Pd., menyampaikan bahwa membiasakan hari dimulai dengan Al-Qur’an memiliki pengaruh psikologis dan spiritual yang besar terhadap suasana belajar siswa maupun lingkungan sekolah secara keseluruhan.
Menurutnya, ayat-ayat suci Al-Qur’an mampu menghadirkan ketenangan hati, kejernihan pikiran, sekaligus memantik semangat belajar yang positif.
“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga untuk dihadirkan dalam ritme kehidupan sehari-hari. Kami ingin anak-anak terbiasa memulai hari bersama ayat-ayat Allah agar batin mereka tumbuh dekat dengan Al-Qur’an,” tutur Munahar penuh harap.
Kegiatan murottal pagi ini menjadi salah satu bentuk nyata pendidikan karakter Islami yang terus diperkuat SD Musix dalam membangun generasi Qur’ani yang unggul, religius, dan berwawasan global.





0 Tanggapan
Empty Comments