Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) Kelompok 25 menggelar Sinema Edukasi Desa (Si-Desa) di Balai Desa Wonosari, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Selasa (11/8/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut mengangkat tema pencegahan bullying dengan sasaran utama anak-anak usia sekolah dasar. Sekitar 50 anak hadir bersama orang tua yang turut mendampingi selama kegiatan berlangsung.
Si-Desa memadukan edukasi dan hiburan melalui sosialisasi pencegahan bullying yang dilanjutkan dengan pemutaran film menggunakan layar lebar. Konsep tersebut dipilih mahasiswa KKN agar pesan edukasi dapat diterima anak-anak secara komunikatif, interaktif, dan menyenangkan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan sosialisasi mengenai pencegahan bullying yang disampaikan tim KKN Kelompok 25. Anak-anak diajak mengenali berbagai bentuk perundungan serta memahami pentingnya membangun hubungan pertemanan yang sehat.
Dalam penyampaian materi, mahasiswa menekankan pentingnya sikap saling menghargai dan berempati. Anak-anak juga diajak memahami bahwa perkataan maupun tindakan terhadap teman dapat memberikan dampak. Karena itu, setiap anak perlu menjaga sikap dan memperlakukan orang lain dengan baik.
Ketua KKN Kelompok 25 Universitas Muhammadiyah Jember, Jefri Danuarta, mengatakan konsep Si-Desa dipilih untuk menghadirkan edukasi yang dekat dengan kehidupan anak-anak.
“Kami ingin menyampaikan edukasi tentang pencegahan bullying dengan cara yang dekat dengan dunia anak. Melalui Si-Desa, kami berharap anak-anak dapat memahami pentingnya saling menghargai, berempati, dan tidak melakukan perundungan kepada teman,” ujar Jefri.
Edukasi Berlanjut Lewat Film
Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemutaran film animasi Jumbo menggunakan layar lebar di area Balai Desa Wonosari. Pemutaran film menjadi bagian hiburan sekaligus sarana untuk menyampaikan nilai-nilai persahabatan, keberanian, dan penerimaan terhadap orang lain.
Antusiasme anak-anak terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti pemutaran film bersama teman-teman dan orang tua yang hadir. Suasana Balai Desa Wonosari pun berlangsung meriah karena kegiatan memadukan edukasi dengan hiburan yang sesuai bagi anak-anak.
Perwakilan Pemerintah Desa Wonosari, Sigit, turut menyambut baik kegiatan yang digagas mahasiswa KKN Kelompok 25. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi anak-anak karena tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membawa pesan edukatif.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN. Kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan hiburan bagi anak-anak, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pertemanan dan menghindari perilaku bullying,” ungkap Sigit.
Melalui Si-Desa, mahasiswa KKN Kelompok 25 Universitas Muhammadiyah Jember berupaya menghadirkan ruang belajar yang interaktif dan menyenangkan bagi anak-anak Desa Wonosari.
Edukasi mengenai pencegahan bullying tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran anak untuk saling menghargai, berempati, serta menciptakan lingkungan pertemanan yang aman dan nyaman.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya untuk mendukung pembentukan karakter positif dan budaya saling menghargai pada anak sejak dini. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments