Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Liburan Anak Sholeh SDM Limas Fahami Tanda-tanda Pubertas bagi Perempuan

Iklan Landscape Smamda
Liburan Anak Sholeh SDM Limas Fahami Tanda-tanda Pubertas bagi Perempuan
Suasana Liburan Anak Sholeh (LIBAS) Kelompok Putri Bersama Luluk Humaidah, M.Pd., Wakil Ketua PDA kota Surabaya Sebagai Narasumber. (Ali/PWMU.CO)
pwmu.co -

Kegiatan Liburan Anak Sholeh (LIBAS) hari kedua berlangsung penuh semangat dan keceriaan. Mengusung tema Membentuk Remaja Berkepribadian Islami, peserta dibagi dalam dua kelompok: putra berada di lantai 1 dan putri di lantai 2 SDM Limas.

Untuk kelompok putri, materi disampaikan oleh Wakil Ketua PDA Kota Surabaya, Luluk Humaidah, M.Pd, pada Senin (23/12/2025).

Dalam sesi bertajuk Pendidikan Masa Pubertas Putri, ustadzah Luluk membuka materi dengan sapaan hangat. “Bagaimana kabarnya anak-anakku semua?” tanyanya.

Serentak para peserta menjawab, “Alhamdulillah sehat walafiat, ustadzah.”

Ia kemudian menjelaskan bahwa pubertas adalah masa perubahan dari anak menuju remaja, yang ditandai oleh perkembangan fisik dan emosional. Perubahan ini, ujarnya, membutuhkan pemahaman yang benar serta bimbingan spiritual agar remaja putri mampu menjaga diri, kesehatan, dan kehormatan sebagaimana tuntunan Islam.

Menurutnya, pubertas merupakan proses biologis menuju kedewasaan fisik, termasuk berfungsinya sistem reproduksi. Dalam Islam, pubertas dikaitkan dengan baligh—pertanda dimulainya kewajiban syariat. Ia mengutip QS Ali Imran: 6, bahwa setiap perubahan pada tubuh adalah ketetapan Allah yang sempurna.

Tanda Pubertas pada Perempuan

Luluk memaparkan beberapa tanda pubertas pada perempuan, seperti tumbuhnya payudara, rambut di ketiak dan kemaluan, pertumbuhan tinggi badan, perubahan bentuk tubuh, kulit yang lebih berminyak, hingga datangnya menstruasi. Ia juga menjelaskan bahwa menstruasi terjadi setiap 21–35 hari selama 3–7 hari, merujuk pada QS Al-Baqarah ayat 222 serta hadis tentang ketetapan haid bagi perempuan.

Memasuki bagian perawatan diri, ustadzah Luluk mengajak peserta memahami pentingnya kebersihan sebagai bagian dari iman.

Ia menekankan beberapa poin seperti mandi secara rutin, mengganti pembalut setiap 4–6 jam, menjaga kebersihan area intim, memakai pakaian dalam yang bersih dan nyaman, serta menjaga pola makan dan kesehatan mental. Hal ini diperkuat dengan hadis, “Kebersihan adalah sebagian dari iman.” (HR. Muslim).

SMPM 5 Pucang SBY

Tidak hanya fisik, pubertas juga memengaruhi emosi. Para remaja sering menjadi lebih sensitif dan mudah berubah suasana hati. Ia mengingatkan hadis Nabi: “Orang kuat adalah yang mampu menahan amarahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim), sebagai pegangan dalam mengelola emosi.

Menjaga Pergaulan

Materi kemudian berlanjut pada pergaulan dan penjagaan kehormatan. Ustadzah Luluk menegaskan kewajiban menutup aurat bagi perempuan yang telah baligh, merujuk QS An-Nur ayat 31. Ia juga mengingatkan bahaya khalwat dan pergaulan bebas melalui hadis riwayat Tirmidzi.

Saat baligh, ujar ustadzah Luluk, seorang putri mulai memikul tanggung jawab syariat seperti shalat, puasa, dan menjaga adab. Ia mengutip hadis: “Pena diangkat dari tiga orang: orang yang sedang tidur sampai ia bangun, anak yang masih kecil sampai ia baligh dan orang yang gila sampai ia berakal.” (HR. Abu Dawud).

Mengakhiri sesi, ia memberikan pesan agar para remaja menjauhi pergaulan bebas karena merugikan diri, keluarga, hingga masyarakat. Ia menegaskan bahwa pendidikan pubertas penting untuk membantu remaja putri memahami perubahan tubuh, merawat diri dengan baik, mengelola emosi, dan tumbuh menjadi muslimah yang sehat serta berakhlak.

“Semua perubahan adalah ketetapan Allah untuk memuliakan perempuan,” ujarnya sambil menutup materi dengan QS Ali Imran ayat 110.

Acara ditutup dengan penuh antusias, meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta yang sedang memasuki fase penting dalam kehidupan menuju remaja. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡