Membekali anak dengan keterampilan yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari menjadi salah satu perhatian Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Griya An-Nur Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng Banyuwangi.
Salah satunya dilakukan melalui program cooking class yang digelar rutin setiap Selasa pukul 16.00 WIB, setelah kegiatan pembelajaran sore dan menjelang waktu Magrib. Kegiatan tersebut berlangsung di asrama LKSA Griya An-Nur.
Dalam kegiatan pada Selasa (22/9/2026), anak-anak mendapatkan pengalaman belajar memasak secara langsung. Program ini tidak hanya diarahkan untuk mengenalkan keterampilan mengolah makanan, tetapi juga melatih kedisiplinan, kerja sama, dan kepercayaan diri.
LKSA Griya An-Nur berada di bawah naungan Panti Asuhan Muhammadiyah (PAM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyuwangi. Saat ini, lembaga tersebut membina 29 anak jenjang SMP hingga SMA/SMK.
Selain mendampingi pendidikan, LKSA juga berupaya memenuhi kebutuhan anak binaan hingga mereka menyelesaikan pendidikan tingkat SMA atau sederajat.
Gandeng Rocket Chicken
Untuk memperluas pengalaman praktik, LKSA Griya An-Nur menggandeng Rocket Chicken, salah satu jaringan makanan cepat saji yang berkembang di Banyuwangi dan sekitarnya.
Penanggung Jawab Konsumsi LKSA Griya An-Nur Zahra mengatakan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif kepada anak asuh.
“Anak-anak tidak hanya belajar meracik hidangan, tetapi juga dilatih mengasah keterampilan motorik, kedisiplinan, rasa percaya diri, dan kerja sama tim,” jelasnya.
Menurut Zahra, keterampilan praktis seperti memasak diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi anak-anak ketika mereka hidup mandiri di masa mendatang. Bahkan, keterampilan tersebut berpotensi dikembangkan menjadi kemampuan yang memiliki nilai ekonomi.
Terus Berbenah
Sekretaris LKSA Griya An-Nur Prisca Pristian, S.Pd. mengatakan, perkembangan lembaga tidak terlepas dari dukungan para pengurus dan donatur.
Menurutnya, dukungan tersebut membuat LKSA secara bertahap mampu meningkatkan fasilitas bagi anak-anak. Salah satunya penyediaan tempat tidur yang lebih nyaman untuk menunjang kebutuhan istirahat mereka.
Sementara untuk kebutuhan pendidikan, LKSA Griya An-Nur menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan Muhammadiyah di berbagai jenjang. Kerja sama tersebut membantu memberikan keringanan biaya pendidikan bagi anak asuh.
“Untuk kebutuhan biaya pendidikan, insyaallah cukup aman. Kami juga telah bekerja sama dengan lembaga pendidikan Muhammadiyah di semua jenjang untuk memberikan keringanan bagi anak asuh,” ujar Prisca.
Tidak hanya dalam bidang pendidikan dan keterampilan, LKSA Griya An-Nur juga mulai menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi digital.
Lembaga tersebut kini memiliki laman web sendiri sebagai sarana informasi dan publikasi kegiatan. Web LKSA Griya An-Nur Genteng itu telah diluncurkan oleh Ketua PCM Genteng dalam rapat kerja pimpinan di Aula Universitas Muhammadiyah Jember Kampus Banyuwangi sekitar sebulan sebelumnya.
Berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari upaya LKSA Griya An-Nur untuk memberikan pendampingan yang lebih menyeluruh. Anak-anak tidak hanya mendapatkan pendidikan formal dan kegiatan TPA, tetapi juga dibekali keterampilan praktis sebagai persiapan menuju kehidupan yang lebih mandiri. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments