Semangat kemerdekaan terasa meriah di SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) melalui kegiatan Lomba Kelas Inspirasi yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI, Senin (17/8/2026).
Kegiatan tahunan yang telah berlangsung selama lima tahun ini menjadi salah satu program unggulan SD Muhlas untuk mendorong kreativitas warga sekolah.
Mengusung tema “Green and Clean, Independent”, lomba tahun ini mengajak setiap kelas menciptakan ruang belajar yang bersih, nyaman, kreatif, inspiratif, serta mencerminkan semangat kemandirian.
Penilaian dilakukan berdasarkan 26 aspek, di antaranya kebersihan dan kerapian kelas, desain dan kreativitas ruang kelas, pojok baca, karya siswa, serta pengelolaan lingkungan biotik dan abiotik.
Lomba menghadirkan dua juri, yakni Pengawas Pendidikan Kecamatan Krembangan, Drs. Mudjoko, M.Si., dan Wakil PDM Kota Surabaya Bidang Pendidikan sekaligus Kepala SMP Negeri 54 Surabaya, Jemadi, S.Ag., MA.
Sebelum melakukan penilaian, para juri terlebih dahulu mengikuti briefing bersama tim Litbang. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala SD Muhlas, Mursiah, M.Pd.
Dalam sambutannya, Mursiah menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh guru dan siswa karena Lomba Kelas Inspirasi tetap konsisten dilaksanakan setiap bulan Agustus.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi memperindah kelas, tetapi menjadi ruang bagi wali kelas dan siswa untuk menuangkan kreativitas melalui karya-karya orisinal.
“Kami memberikan apresiasi yang tinggi karena Lomba Kelas Inspirasi tetap dilaksanakan di bulan Agustus. Yang menarik, berbagai karya yang ditampilkan merupakan karya orisinal wali kelas yang berkolaborasi dengan siswa,” ujar Mursiah.
Ia menambahkan, kelas yang nyaman dan inspiratif akan memberikan suasana belajar yang lebih menyenangkan bagi siswa. Karena itu, kreativitas dalam menata kelas diharapkan tidak berhenti pada lomba, tetapi dapat menjadi budaya positif dalam keseharian pembelajaran.
Dua juri menilai 29 ruang kelas dalam waktu 145 menit. Artinya, setiap ruang kelas dinilai secara efektif sekitar lima menit, dengan mengacu pada 26 unsur penilaian yang telah disiapkan.
Mekanisme tersebut menuntut ketelitian dan objektivitas juri dalam melihat berbagai inovasi yang ditampilkan setiap kelas.
Penilaian tidak hanya berfokus pada tampilan fisik kelas. Berbagai praktik baik yang dikembangkan wali kelas bersama siswa turut menjadi perhatian.
Beberapa di antaranya adalah pojok literasi, sistem absensi, menu pagi berupa soal atau tantangan belajar, reward and punishment, karya siswa, hingga berbagai instrumen unik yang menjadi ciri khas masing-masing kelas.
Selain meningkatkan kreativitas guru dan siswa, kegiatan yang telah berlangsung selama lima tahun ini juga bertujuan menghadirkan kenyamanan kelas dan lingkungan belajar.
Lomba Kelas Inspirasi sekaligus menjadi bagian dari upaya promosi sekolah melalui berbagai praktik baik dan kreativitas warga SD Muhlas.
Lomba Kelas Inspirasi tahun ini dibagi menjadi dua kategori, yakni Kelas Kecil untuk kelas 1–3 dan Kelas Besar untuk kelas 4–6.
Masing-masing kategori akan memperebutkan Juara 1, 2, dan 3; Juara Harapan 1, 2, dan 3; serta 10 nominasi dengan berbagai kategori penghargaan.
Dengan semangat “Green and Clean, Independent”, Lomba Kelas Inspirasi diharapkan semakin memperkuat budaya sekolah yang bersih, kreatif, mandiri, dan menyenangkan.
Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap kelas dan sekolah sekaligus memperkuat kolaborasi antara guru dan siswa.
SD Muhlas — Tiada Hari Tanpa Prestasi!





0 Tanggapan
Empty Comments