Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, keluarga besar SMA Muhammadiyah 3 (Smamuga) Tulangan menggelar kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT), Senin (15/6/2026).
Kegiatan yang diikuti kepala sekolah, majelis guru, dan karyawan Smamuga tersebut dipusatkan di Masjid Jihadul Fitrah lingkungan sekolah. Selain menjadi momentum meningkatkan keimanan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan evaluasi diri bagi seluruh warga sekolah.
Kepala SMA Muhammadiyah 3 Tulangan, Hartatik S.Pd, menyampaikan bahwa MABIT menjadi ruang bagi guru dan karyawan untuk melakukan muhasabah sekaligus memperkuat ikhtiar sekolah dalam menyongsong tahun ajaran baru.
“Doa itu sangat penting dalam kehidupan. Usaha saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan doa yang sungguh-sungguh kepada Allah SWT. Momentum tahun baru Islam ini menjadi kesempatan terbaik untuk bermunajat agar Allah memberikan keberkahan dan kemudahan, termasuk dalam penerimaan peserta didik baru Smamuga,” ujarnya.
Hartatik menjelaskan, selama ini sekolah telah melakukan berbagai upaya untuk mengenalkan Smamuga kepada masyarakat. Mulai dari promosi melalui media sosial, penyebaran brosur, hingga sosialisasi langsung ke SMP/MTs di wilayah Tulangan dan Kabupaten Sidoarjo.
Namun menurutnya, ikhtiar lahiriah harus berjalan seimbang dengan ikhtiar batin melalui doa dan ibadah.
“Insya Allah kegiatan MABIT seperti ini akan menjadi agenda rutin sekolah setiap bulan. Selain memperkuat spiritualitas, kegiatan ini juga membangun rasa kekeluargaan, solidaritas, dan kekompakan antar guru serta karyawan,” jelasnya.
Ia menegaskan, seluruh keluarga besar Smamuga harus bergerak bersama untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sekolah.
“Tidak ada waktu untuk berlalai-lalai. Guru dan karyawan harus memiliki semangat bersama untuk memajukan sekolah agar tetap eksis dan semakin dipercaya masyarakat,” tegas Hartatik.
Rangkaian MABIT
Kegiatan MABIT dimulai setelah salat Isya berjamaah. Para guru dan karyawan melanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an masing-masing satu juz.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan kajian keislaman yang disampaikan Ustadz Ahmad Alfarizi M.Pd dengan tema makna Tahun Baru Islam dan pentingnya muhasabah.
Dalam kajiannya, Ahmad Alfarizi mengutip QS Al-Hasyr ayat 18:
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok.”
Ia menjelaskan, ayat tersebut menjadi pengingat agar setiap Muslim senantiasa melakukan evaluasi diri.
“Muhasabah berasal dari kata hasaba yang berarti menghitung, menilai, dan mengoreksi diri. Dalam kehidupan seorang Muslim, muhasabah menjadi kunci untuk memperbaiki akhlak, memperkuat iman, dan mempersiapkan bekal menuju akhirat,” tuturnya.
Menurutnya, pergantian tahun bukan sekadar perubahan waktu, tetapi momentum untuk memperbaiki hubungan dengan Allah, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta mengevaluasi penggunaan waktu dan amanah yang diberikan Allah SWT.
“Setiap manusia perlu melihat kembali apa yang sudah dilakukan. Bukan untuk larut dalam penyesalan, tetapi sebagai langkah memperbaiki diri agar perjalanan ke depan lebih baik,” tambahnya.
Ahmad Alfarizi juga mengingatkan pentingnya menjaga ibadah, terutama salat, serta memperhatikan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menyampaikan beberapa pelajaran agama terkait pentingnya menjaga kebersihan dalam ibadah, menjauhi perilaku adu domba, tidak mengambil hak orang lain, serta menghindari tindakan zalim kepada sesama.
“Orang yang berbuat zalim akan dimintai pertanggungjawaban. Setiap perbuatan manusia akan dicatat dan Allah Maha Mengetahui seluruh amal hamba-Nya,” jelasnya.
Kajian kemudian dilanjutkan dengan refleksi malam dan istirahat. Pada pukul 02.30 WIB, seluruh peserta kembali bangun untuk melaksanakan salat tahajud berjamaah.
Usai tahajud, kegiatan dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an bersama hingga menjelang waktu Subuh. Setelah salat Subuh berjamaah, para peserta kembali ke rumah masing-masing.
Melalui kegiatan MABIT ini, Smamuga berharap seluruh guru dan karyawan semakin kuat secara spiritual, kompak dalam bekerja, serta terus berikhtiar menghadirkan pendidikan Muhammadiyah yang unggul dan berkemajuan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments