Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menggelar kegiatan edukasi kesehatan melalui penyuluhan digital pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) bagi ibu menyusui serta pemberian gizi baduta pada usia 0-24 bulan.
Penyuluhan oleh Kelompok KKN yang terdiri dari Mahasiswa S1 Kebidanan dan Mahasiswa S1 Kesehatan Masyarakat ini berlangsung pada Senin (22/06/2026) pukul 10.00–11.30 WIB di Kelurahan Kroman.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ASI dalam mendukung tumbuh kembang bayi.
Video Edukasi
Lebih lanjut, penyuluhan terlaksana melalui pemutaran video edukasi yang memuat berbagai informasi penting.
Mulai dari manfaat ASI bagi bayi dan ibu, sampai pentingnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan.
Tak ketinggalan, hingga cara mengatasi berbagai kendala yang sering dialami selama masa menyusui dan langkah-langkah pemberian makanan bergizi pada baduta usia 0-24 bulan.
Kegiatan ini diikuti oleh ibu menyusui, serta beberapa kader kesehatan yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memanfaatkan media audiovisual sebagai sarana edukasi agar materi yang disampaikan lebih menarik, mudah dipahami, dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah pemutaran video, peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait pengalaman dan permasalahan yang dihadapi selama proses menyusui.
Pada kesempatan tersebut, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Program Studi Kesehatan Masyarakat, Zufra Inayah SKM MKes turut memberikan penjelasan tambahan guna memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.
Selain membahas pentingnya pemberian ASI, peserta juga memperoleh edukasi singkat mengenai pemenuhan gizi bayi serta pola asuh anak yang tepat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.
Tumbuhkan Kesadaran Pentingnya ASI
Ketua Pelaksana KKN, Risma mahmuda mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan penyuluhan ini.
“Materi mengenai ASI eksklusif, pemenuhan gizi pada baduta, serta pola asuh yang baik sangat bermanfaat bagi masyarakat” terang Risma.
“Kami berharap ilmu yang diperoleh tidak hanya dipahami oleh peserta, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu mendukung tumbuh kembang anak yang optimal dan berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di lingkungan masyarakat” ujarnya.
Melalui pendekatan digital ini, harapannya informasi kesehatan dapat tersampaikan secara lebih efektif dan mudah dipahami oleh masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pemberian ASI, serta manfaat ASI sebagai upaya mendukung kesehatan ibu dan tumbuh kembang bayi secara optimal.
Dengan meningkatkan pemahaman tersebut, harapannya orang tua, khususnya ibu, dapat menerapkan praktik pengasuhan yang mendukung kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan anak secara optimal sehingga tercipta generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Salah satu mahasiswa KKN menyampaikan bahwa penggunaan video edukasi dipilih karena mampu menyampaikan informasi secara lebih menarik dan efektif dibandingkan metode penyuluhan konvensional.
Melalui visualisasi yang ditampilkan, peserta dapat memahami materi dengan lebih mudah dan jelas.
Kegiatan penyuluhan digital ini mendapat dukungan penuh dari kader kesehatan dan masyarakat setempat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Gresik menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi kesehatan yang inovatif, informatif, dan berkelanjutan.





0 Tanggapan
Empty Comments