Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa KKN Umla Edukasi PHBS di MI Ma’arif NU Brengkok, Ajak Siswa Biasakan Cuci Tangan Sejak Dini

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa KKN Umla Edukasi PHBS di MI Ma’arif NU Brengkok, Ajak Siswa Biasakan Cuci Tangan Sejak Dini
KKN Kelompok 20 Umla Ajak Siswa MI Ma'arif NU Brengkok Biasakan Cuci Tangan Sejak Dini melalui Edukasi PHBS. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 20 Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) menggelar edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa MI Ma’arif NU Brengkok, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja KKN di bidang kesehatan dan pendidikan untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih sejak usia dini.

Materi utama yang disampaikan adalah pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun dengan langkah yang benar. Mahasiswa menjelaskan bahwa tangan merupakan bagian tubuh yang paling sering bersentuhan dengan berbagai benda, mulai dari alat tulis, makanan, hingga fasilitas di lingkungan sekolah. Karena itu, menjaga kebersihan tangan menjadi langkah sederhana yang dapat membantu mencegah penyebaran penyakit.

Agar materi lebih mudah dipahami, edukasi tidak hanya dilakukan melalui penyampaian teori, tetapi juga praktik langsung. Mahasiswa memperagakan setiap tahapan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, kemudian mengajak seluruh siswa mempraktikkannya bersama.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap arahan, mulai dari membersihkan telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, ujung jari, hingga area di sekitar kuku. Selain teknik mencuci tangan, siswa juga diberikan pemahaman mengenai waktu-waktu penting untuk mencuci tangan, seperti sebelum makan dan setelah beraktivitas.

Sie Acara KKN Kelompok 20 Desa Brengkok, Mila Roshidatul Ulla, mengatakan bahwa edukasi PHBS bertujuan membangun kesadaran anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan diri melalui kebiasaan sederhana.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak adik-adik membiasakan hidup bersih dari hal-hal sederhana, salah satunya mencuci tangan menggunakan sabun dengan langkah yang benar,” ujarnya.

Pembiasaan Hidup Bersih Sejak Dini

Menurut Mila, pembiasaan hidup bersih perlu ditanamkan sejak dini karena kebiasaan yang terbentuk pada masa anak-anak berpotensi terus terbawa hingga dewasa. Oleh sebab itu, mahasiswa sengaja memadukan penyampaian materi dengan praktik agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan mudah diingat.

SMPM 5 Pucang SBY

“Kami sengaja menggabungkan edukasi dengan praktik supaya adik-adik tidak hanya mendengarkan, tetapi juga langsung mencoba cara mencuci tangan yang benar,” jelasnya.

Ia menambahkan, tujuan kegiatan tersebut bukan sekadar mengajarkan teknik mencuci tangan, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab setiap individu.

“Harapannya, mereka tidak hanya mengetahui cara mencuci tangan yang benar, tetapi juga membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 20 Umla berharap siswa semakin peduli terhadap pentingnya PHBS dan mampu menerapkan kebiasaan mencuci tangan secara konsisten. Mereka juga didorong untuk saling mengingatkan teman agar budaya hidup bersih dapat tumbuh bersama di lingkungan sekolah.

Edukasi PHBS ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN Umla kepada masyarakat Desa Brengkok. Melalui pendekatan yang edukatif dan menyenangkan, mahasiswa berharap kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dapat menjadi langkah awal dalam membangun lingkungan sekolah yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 07/08/2026 20:04
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu