Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Manfaatkan AI, Guru IGABA Balen Belajar Membuat Modul Ajar Lebih Praktis

Iklan Landscape Smamda
Manfaatkan AI, Guru IGABA Balen Belajar Membuat Modul Ajar Lebih Praktis
pwmu.co -

Ikatan Guru Bustanul Athfal (IGABA) Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, menggelar Pelatihan Pembuatan Modul Ajar dengan Memanfaatkan Teknologi Sistem dan Bantuan AI, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di TK ABA Kenep tersebut diikuti delapan pendidik dari tiga lembaga di Kecamatan Balen, yakni TK ABA Kenep, TK ABA Bulu, dan TK ABA Penganten.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah Suparno, S.Pd., akademisi Pendidikan Anak Usia Dini sekaligus praktisi Teknologi Informasi (TI). Pria asal Desa Pacul, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, tersebut memberikan pendampingan kepada para guru dengan telaten sehingga peserta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan antusias hingga akhir.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Pelatihan diawali dengan permainan edukasi daring menggunakan platform Kahoot. Para peserta beradu cepat untuk memperoleh poin tertinggi.

Tiga peserta berhasil menjadi pemenang dalam permainan tersebut. Juara pertama diraih Sri Jumiatiningsih, juara kedua Lailatul Musyarofah, dan juara ketiga Zainab. Masing-masing pemenang mendapatkan reward dari narasumber.

Setelah permainan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi secara detail. Para peserta kemudian langsung mempraktikkan materi yang telah disampaikan.

Masing-masing lembaga mengerjakan modul sesuai dengan kelas yang diampu, yakni Kelompok A dan Kelompok B.

Durasi pelatihan yang cukup panjang tentu berpotensi menimbulkan kejenuhan. Karena itu, di sela-sela kegiatan peserta mengikuti ice breaking yang mengundang gelak tawa dan kehebohan para guru.

SMPM 5 Pucang SBY

Setelah ice breaking, kegiatan kembali dilanjutkan dengan praktik. Setiap guru beradu cepat mengirimkan modul ajar yang telah dibuat untuk kebutuhan pembelajaran selama satu minggu ke depan.

Sebagai bentuk apresiasi, narasumber juga memberikan reward kepada peserta yang paling cepat mengirimkan modul ajar dengan hasil yang akurat dan benar.

Kegiatan kemudian berakhir dan ditutup dengan doa serta foto bersama.

Mas Nonok, sapaan akrab Suparno, berpesan agar para guru tidak terburu-buru dalam mempelajari teknologi. Ia juga mendorong peserta untuk langsung mempraktikkan ilmu yang diperoleh setelah pelatihan.

” Belajar teknologi itu tidak bisa terburu-buru dan semoga setelah pelatihan ini selesai, ibu-ibu dari masing-masing lembaga langsung action agar ilmu yang sudah diperoleh memberi manfaat yang nyata dan mempermudah ibu-ibu guru dalam mengerjakan administrasi dan perangkat pembelajaran, ujarnya”.

Pelatihan tersebut diharapkan dapat membantu para pendidik IGABA Balen memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk AI, dalam menyusun modul ajar dan mengerjakan administrasi pembelajaran secara lebih efektif.

Revisi Oleh:
  • Satria - 16/08/2026 13:26
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu