Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji sekaligus Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP., meresmikan Kampus II SD Muhammadiyah 1 Malang dan gedung baru TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 19, Ahad (19/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Muhadjir menegaskan bahwa pendidikan Al-Qur’an harus menjadi fondasi utama sekolah Muhammadiyah.
Peresmian dihadiri Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.A., Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Malang Dra. Hj. Sri Herawati, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Klojen Hafidz, M.Pd.I., sesepuh Muhammadiyah sekaligus Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang Drs. KH. Ahmad Taufik Kusuma, M.Ag., Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Malang Dr. Ahmad Juanda, Ak., M.M., C.A., pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah, tokoh masyarakat, guru, wali murid, serta tamu undangan lainnya.
Sebelum prosesi peresmian dimulai, suasana berlangsung khidmat dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan salah seorang siswa SD Muhammadiyah 1 Malang, Helmi. Penampilannya mendapat apresiasi langsung dari Prof. Muhadjir yang memberikan hadiah sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi agar terus mencintai Al-Qur’an.
Wujud Ikhtiar Muhammadiyah
Ketua PCM Klojen, Hafidz, M.Pd.I., mengatakan pembangunan Kampus II SD Muhammadiyah 1 Malang merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Persyarikatan Muhammadiyah, para donatur, orang tua, murid, hingga masyarakat.
“Atas nama PCM Klojen, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan doa, dukungan, dan kontribusi sehingga pembangunan Kampus II SD Muhammadiyah 1 Malang serta gedung baru TK ABA 19 dapat terwujud. Semoga semuanya menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” ujarnya.
Menurut Hafidz, pembangunan fisik harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia mengutip kaidah Arab fāqidu asy-syai’ lā yu‘ṭīh yang bermakna seseorang tidak dapat memberikan sesuatu yang tidak dimilikinya.
“Jika ingin melahirkan generasi Qurani, guru-gurunya harus terlebih dahulu mencintai Al-Qur’an. Jika ingin mencetak generasi berkarakter Islami, seluruh warga sekolah harus menampilkan akhlak Islami,” tuturnya.
Ia berharap kehadiran Kampus II semakin memperkuat dakwah Muhammadiyah melalui jalur pendidikan sekaligus meningkatkan layanan pendidikan bagi masyarakat Kota Malang.
Sementara itu, Ketua Panitia, Prof. Dr. Ir. Ussy Andawayanti, M.S., IPM., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sejak proses pembangunan hingga peresmian.
“Semoga seluruh ikhtiar ini menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat yang luas bagi kemajuan pendidikan Islam,” ujarnya.
Muhadjir: Pendidikan Al-Qur’an Harus Menjadi Prioritas
Dalam sambutannya, Prof. Muhadjir Effendy mengaku bangga melihat perkembangan SD Muhammadiyah 1 Malang yang kini tumbuh pesat setelah pernah mengalami masa sulit.
“Dulu sekolah ini hampir mati. Alhamdulillah sekarang berkembang sangat pesat. Ini menunjukkan kerja keras, kekompakan, dan komitmen seluruh pengelola sekolah. Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya,” katanya.
Muhadjir menegaskan bahwa kekuatan sekolah Muhammadiyah terletak pada pendidikan Al-Qur’an sebagai fondasi pembentukan karakter peserta didik.
“Yang harus menjadi prioritas adalah belajar Al-Qur’an. Anak-anak harus dibimbing membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, kemudian menghafalkannya. Itulah fondasi utama pendidikan Muhammadiyah. Jika fondasi ini kuat, insyaallah akan lahir generasi yang unggul dalam ilmu dan akhlak,” pesannya.
Pemkot Malang Beri Apresiasi
Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, turut menyampaikan apresiasi atas diresmikannya Kampus II SD Muhammadiyah 1 Malang dan gedung baru TK ABA 19.
Menurutnya, pembangunan sarana pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi penerus bangsa.
“Selamat atas diresmikannya Kampus II SD Muhammadiyah 1 Malang dan TK ABA 19. Semoga lembaga pendidikan ini terus melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, berprestasi, serta mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan Kota Malang, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi Muhammadiyah sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai amal usaha yang dimiliki.
Peresmian Kampus II SD Muhammadiyah 1 Malang dan gedung baru TK ABA 19 ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Prof. Muhadjir Effendy. Kehadiran fasilitas baru tersebut diharapkan semakin memperkuat kiprah SD Muhammadiyah 1 Malang dalam menghadirkan pendidikan Islam yang unggul, berkemajuan, serta melahirkan generasi Qurani yang siap menghadapi tantangan masa depan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments