Muhammadiyah mendapat amanah besar berupa hibah tanah seluas 3.500 meter persegi dari keluarga almarhum Ali Fikri, mantan Wakil Bupati Jombang.
Penyerahan hibah tersebut berlangsung bertepatan dengan kegiatan konsolidasi organisasi di Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Sabtu (30/5/2026).
Penyerahan hibah ini menjadi salah satu momen penting dalam agenda konsolidasi yang diikuti seluruh unsur pimpinan cabang, ranting, dan masjid se-Kecamatan Mojoagung. Tanah yang dihibahkan nantinya akan dimanfaatkan untuk memperkuat gerakan dakwah Muhammadiyah sekaligus mendukung pengembangan amal usaha dan pelayanan umat di masa mendatang.
Suasana haru dan syukur menyertai prosesi penyerahan hibah tersebut. Bagi Muhammadiyah, hibah ini bukan sekadar penambahan aset fisik, tetapi juga bentuk kepercayaan dan amanah besar dari keluarga almarhum Ali Fikri kepada persyarikatan.
Momentum tersebut disambut penuh rasa syukur oleh seluruh peserta yang hadir. Hibah tanah itu dinilai menjadi modal penting bagi Muhammadiyah untuk terus menghadirkan dakwah yang membumi, mencerahkan, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Selain penyerahan hibah, kegiatan konsolidasi organisasi PCM Mojoagung juga dikemas dalam suasana yang hangat melalui konsep “Ngopi Bareng”. Berbeda dari forum formal pada umumnya, kegiatan ini menghadirkan ruang dialog yang lebih santai, akrab, dan penuh kebersamaan.
Acara dihadiri oleh Ketua LPCRPM PWM Jawa Timur, Ketua LPCRPM PDM Jombang, jajaran PCM Mojoagung, unsur ‘Aisyiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah, organisasi otonom Muhammadiyah, serta Kapolsek Mojoagung sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kehidupan sosial dan keagamaan di wilayah tersebut.

Dalam forum tersebut, peserta aktif berdiskusi mengenai pengembangan organisasi, penguatan ranting dan masjid, hingga strategi memperluas gerakan dakwah Muhammadiyah di tengah dinamika masyarakat.
Ketua LPCRPM PDM Jombang, Syamsul, menyampaikan bahwa pendekatan organisasi tidak selalu harus dilakukan dalam suasana formal.
“Pada hal tertentu, organisasi perlu pendekatan yang lebih akrab. Gerakan dakwah menjadi lebih bersahabat dan bahagia,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua LPCRPM PWM Jawa Timur, Dr. Hasan Ubaidillah, menegaskan bahwa forum sederhana seperti “Ngopi Bareng” justru dapat melahirkan gagasan besar bagi kemajuan dakwah Muhammadiyah.
“Ngopinya boleh sederhana, tapi gagasan dan ide dakwah harus luar biasa,” tegasnya di hadapan peserta.
Melalui penyerahan hibah tanah dan konsolidasi ini, Muhammadiyah Mojoagung terus berkomitmen memperkuat organisasi, mengembangkan aset dakwah, serta memperluas kebermanfaatan bagi umat dan masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments