Suasana penuh semangat, kebersamaan, dan demokrasi terasa kuat dalam pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musyran) ke-41 Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tahunan yang menjadi bagian penting dalam proses regenerasi kepemimpinan pelajar tersebut berlangsung khidmat dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta.
Musyran ke-41 bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan organisasi. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi para pelajar untuk mengenal nilai-nilai demokrasi, tanggung jawab, kepemimpinan, serta semangat bermusyawarah dalam mengambil keputusan bersama.
Melalui kegiatan tersebut, kader IPM dilatih untuk berani menyampaikan gagasan, menghargai pendapat orang lain, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang amanah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, sambutan-sambutan, penyampaian visi dan misi calon pimpinan, laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, sidang pleno, hingga proses pemilihan kepengurusan baru yang berlangsung tertib dan demokratis.
Dari hasil Musyran IPM ke-41 tersebut, terpilih susunan pimpinan baru IPM MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi yang diharapkan mampu membawa organisasi menjadi lebih aktif, kreatif, dan berkemajuan.
Adapun susunan kepengurusan yang terpilih yakni:
- Ketua Umum: Neelof Anggraeni
- Sekretaris: Calista Adena Ramadhani
- Bendahara: Putri Seroja
- Kabid Perkaderan: Ani Nur Syafa’a
- Kabid PPK: Ahmad Erdi Prayuga
- Kabid PIP: Aisy Hafiy Berlian
- Kabid ASBO: Nazhimah Farfasyah
- Kabid KDI: Aulia Celine Febyani
Terpilihnya kepengurusan baru ini disambut harapan besar dari seluruh warga madrasah. Para siswa berharap IPM dapat menghadirkan program-program yang tidak hanya aktif dalam kegiatan sekolah, tetapi juga mampu membangun karakter pelajar yang religius, disiplin, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
Ketua IPM terpilih, Neelof Anggraeni, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyadari bahwa amanah sebagai Ketua IPM bukanlah hal ringan, tetapi menjadi kesempatan untuk belajar dan bertumbuh bersama.
“Saya mengucapkan terima kasih atas amanah yang telah diberikan kepada saya dan seluruh pengurus baru. Ini bukan tentang siapa yang paling hebat, tetapi bagaimana kami bisa bekerja sama untuk membawa IPM menjadi organisasi yang lebih baik. Kami ingin menjadikan IPM sebagai tempat belajar, berkarya, dan tumbuh bersama. Semoga kepengurusan ini mampu menghadirkan program yang bermanfaat, menjaga kekompakan, serta menjadi teladan bagi seluruh siswa,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota IPM dan siswa MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan saling mendukung dalam setiap kegiatan organisasi.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari teman-teman, guru, dan seluruh warga madrasah sangat berarti bagi perjalanan IPM ke depan. Mari bersama-sama menjadikan IPM sebagai organisasi yang aktif, Islami, disiplin, dan penuh semangat perubahan,” tambahnya.
Sementara itu, pihak kesiswaan MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi, Ahmad Fendi, SH turut memberikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Musyran ke-41.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter kepemimpinan pelajar sejak dini.
“Musyran adalah proses pembelajaran yang sangat berharga bagi siswa. Mereka belajar tentang demokrasi, tanggung jawab, komunikasi, dan kerja sama. Kami berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan baik, menjaga nama baik madrasah, serta mampu menghadirkan kegiatan yang positif, kreatif, dan membangun karakter pelajar Muhammadiyah,” ungkap bagian kesiswaan.
Ia juga menegaskan bahwa organisasi pelajar seperti IPM memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang dalam akhlak dan kepemimpinan.
Pelaksanaan Musyran IPM ke-41 menjadi bukti bahwa semangat kaderisasi di MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi terus berjalan dengan baik.
Regenerasi kepemimpinan bukan hanya tentang pergantian jabatan, tetapi juga melanjutkan perjuangan, menjaga nilai-nilai organisasi, serta menyiapkan generasi penerus yang siap menghadapi tantangan zaman.
Dengan kepengurusan baru yang telah terbentuk, IPM MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi diharapkan semakin maju dan mampu menjadi wadah pengembangan potensi siswa dalam bidang kepemimpinan, keagamaan, kreativitas, dan sosial.
Semangat baru yang lahir dari Musyran ke-41 diharapkan menjadi langkah awal menuju organisasi pelajar yang lebih solid, inspiratif, dan berkemajuan.





0 Tanggapan
Empty Comments