SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (SMAMIO) menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat pendidikan karakter, spiritualitas, serta kesiapan hidup peserta didik.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muhammad Ali Faiq, M.H.I., bersama Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, Ulyatun Nikmah, M.Pd.
Kerja sama ini menjadi bentuk sinergi antara lembaga pendidikan dan Kementerian Agama dalam mendukung program pendidikan yang lebih holistik dan berkelanjutan.
Di tengah perkembangan zaman dan tantangan global yang semakin kompleks, pendidikan dinilai tidak cukup hanya berfokus pada capaian akademik.
Peserta didik juga membutuhkan penguatan karakter, spiritualitas, serta kesiapan menghadapi kehidupan sosial dan dunia kerja.
Karena itu, kerja sama tersebut diarahkan untuk menghadirkan berbagai program pembinaan yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Melalui MoU tersebut, SMAMIO dan Kemenag Gresik akan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan pembinaan siswa, di antaranya literasi dunia kerja, edukasi pranikah, pemahaman halal dan haram, penguatan moderasi beragama, serta pembinaan spiritual dan keagamaan secara berkelanjutan.
Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muhammad Ali Faiq, M.H.I., menyampaikan bahwa pendidikan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat.
“Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk generasi masa depan. Karena itu, penguatan karakter dan spiritualitas harus berjalan beriringan dengan penguasaan ilmu pengetahuan. Kami berharap kerja sama ini dapat memberi manfaat nyata bagi peserta didik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMAMIO, Ulyatun Nikmah, M.Pd., menegaskan bahwa pendidikan harus mampu membekali siswa dengan kesiapan hidup yang utuh, baik dalam aspek akademik, sosial, maupun spiritual.
“Terima kasih atas kesempatan berharga ini. Kami ingin siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, memahami nilai-nilai keislaman dengan baik, serta mampu mengambil keputusan secara bijak dalam kehidupan,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan siswa sekaligus memperkuat pembentukan akhlak dan kepribadian Islami.
Dengan adanya sinergi tersebut, SMAMIO berharap dapat terus menghadirkan pendidikan yang bermakna, berkemajuan, dan mampu mencetak generasi Muslim yang berilmu, berakhlak, serta siap menghadapi tantangan masa depan.





0 Tanggapan
Empty Comments