Rangkaian Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Paciran tidak hanya berlangsung di dalam kelas dan lingkungan kampus. Mahasiswa baru juga diajak belajar serta beraktivitas di alam terbuka melalui kegiatan outbond.
Kegiatan tersebut bertujuan agar mahasiswa baru tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar di dalam kelas, tetapi juga menikmati alam sekaligus menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap lingkungan.
Outbond dilaksanakan di Kebun Leha-Leha, Segalok Padeg, Desa Sumurgayam, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Senin (7/9/2026).
Kegiatan dimulai pada pagi hari dengan Focus Group Discussion (FGD) dan presentasi. Setelah itu, peserta mengikuti berbagai permainan outbond yang terbagi di sejumlah pos.
Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Suasana semakin semarak dengan berbagai permainan, yel-yel, dan jargon dari setiap kelompok.
Ketua Umum PK IMM STAIM Paciran, Masyhito Rahmania, selaku pemandu outbond, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mendorong mahasiswa baru aktif di dalam kelas, tetapi juga mengajak mereka aktif berkegiatan di alam terbuka.
“Kegiatan ini bertujuan bukan hanya agar teman-teman mahasiswa baru menjadi pribadi yang suka di kelas saja, tetapi juga agar mereka aktif berkegiatan di alam terbuka.”
Kegiatan outbond sekaligus menjadi penutup rangkaian Mastama STAIM Paciran yang berlangsung selama empat hari. Kegiatan tersebut ditutup oleh Ketua STAIM Paciran, Dr. Hj. Umi Rosyidah, M.Pd.
“Alhamdulillah, kegiatan Mastama telah selesai dilaksanakan. Kegiatan selama empat hari ini semoga dapat bermanfaat bagi semuanya,” ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan outbond, rangkaian Mastama menjadi lebih menyenangkan. Mahasiswa baru juga semakin antusias mengikuti seluruh kegiatan sekaligus mendapatkan pengalaman belajar di luar ruang kelas.





0 Tanggapan
Empty Comments