Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Kalidawir melaksanakan rangkaian kegiatan Studi Banding dan Musyawarah Kerja Pimpinan (Musykerpim) pada Sabtu (25/9/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 35 peserta tersebut menjadi momentum untuk menambah wawasan, bertukar pengalaman, mengevaluasi program kerja, sekaligus mempererat silaturahmi antar pimpinan dan kader Aisyiyah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Studi Banding ke PRA Sengkaling, Cabang Dau, Malang. Rombongan PRA Kalidawir disambut dengan hangat oleh PRA Sengkaling bersama seluruh PRA yang berada di lingkungan Cabang Dau, Malang.
Sambutan penuh kekeluargaan tersebut semakin menegaskan semangat persaudaraan di antara sesama warga Aisyiyah.
Sesama Anggota Bukan Tamu
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PCA Dau, Tatik, menyampaikan rasa senangnya atas terlaksananya kegiatan studi banding. Ia menegaskan bahwa dalam keluarga besar Aisyiyah, sesama anggota bukanlah tamu, melainkan saudara.
“Sesama Aisyiyah bukan tamu, tetapi saudara. Jika nantinya ada hal-hal yang baik, silakan diambil ilmunya” tutur Tatik.
Salah satu agenda utama dalam studi banding tersebut adalah edukasi mengenai program unggulan PRA Sengkaling, yaitu pengolahan eco enzyme serta pemanfaatannya untuk membuat sabun eco enzyme.
Para peserta mendapatkan penjelasan mengenai proses pembuatan dan pemanfaatannya. Pengetahuan tersebut dinilai sangat bermanfaat dan dapat menjadi inspirasi bagi PRA Kalidawir untuk mengembangkan program serupa di lingkungan ranting.
Mahjunatul Amanah, selaku Penasehat PRA Kalidawir yang juga Ketua PCA Tanggulangin, turut menyampaikan pesan agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam studi banding tidak berhenti sebagai pengetahuan semata, tetapi dapat diadopsi dan diimplementasikan di PRA Kalidawir.
“Semoga ilmu yang didapat nantinya bisa diadopsi dan diimplementasikan di PRA Kalidawir. Jangan sampai kita sudah jauh-jauh berkunjung ke Sengkaling, tetapi ilmu yang didapat tidak diterapkan” pesannya.
Usai melaksanakan studi banding, rombongan PRA Kalidawir melanjutkan perjalanan menuju Masjid AR Fachruddin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk mengikuti agenda kedua, yaitu Musyawarah Kerja Pimpinan (Musykerpim) PRA Kalidawir.
Musykerpim menjadi forum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus menyusun langkah strategis ke depan.
Dalam forum tersebut, masing-masing majelis dan lembaga memaparkan program kerja yang telah dilaksanakan, mengevaluasi program yang sudah berjalan, serta membahas program yang belum terlaksana.
Berbagai kendala yang menjadi faktor belum terlaksananya program juga dibahas bersama.
Susun Langkah Tindak Lanjut
Selanjutnya, pimpinan, majelis, dan lembaga bersama-sama mencari solusi serta menyusun langkah tindak lanjut agar program yang masih tertunda dapat direalisasikan dengan baik, sukses, dan lancar sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Selain menjadi forum evaluasi dan perencanaan, Musykerpim juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar pimpinan.
Kebersamaan yang terbangun diharapkan semakin memperkuat soliditas, komunikasi, dan sinergi seluruh unsur PRA Kalidawir dalam menjalankan amanah organisasi.
Pada akhir kegiatan, Ketua Badan Pemakmuran Masjid (BPM) AR Fachruddin, Dr Sunarto, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan PRA Kalidawir di lingkungan UMM.
Ia juga menegaskan bahwa PRA Kalidawir tidak perlu sungkan untuk kembali mengadakan kegiatan di UMM.
Dr Sunarto menyampaikan bahwa BPM Masjid AR Fachruddin akan semaksimal mungkin mendukung berbagai kegiatan. Terkhusus kegiatan yang diselenggarakan oleh organisasi otonom (ortom) Aisyiyah.
Rangkaian Studi Banding dan Musykerpim PRA Kalidawir ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Tetapi mampu menghasilkan ilmu, gagasan, dan langkah nyata yang dapat diterapkan dalam pengembangan program kerja Aisyiyah di tingkat ranting.
Dengan semangat belajar, berbagi, dan bergerak bersama, PRA Kalidawir terus berupaya menghadirkan program yang bermanfaat bagi organisasi, masyarakat, dan umat.





0 Tanggapan
Empty Comments