Mahasiswa baru Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Karangasem Paciran mengikuti kegiatan outbond sebagai rangkaian penutup Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) 2026 di Kebun Leha-Leha Paciran, Senin (7/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian terakhir dari rangkaian Mastama yang sebelumnya diisi dengan materi, pengenalan kampus, organisasi, serta kehidupan perkuliahan. Berbeda dari kegiatan sebelumnya, outbond dikemas melalui sejumlah permainan kelompok dan sesi ice breaking.
Ketua PK IMM STAIM Karangasem Paciran, Mashito Rahmania, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dibuat dengan suasana yang lebih santai setelah mahasiswa baru mengikuti berbagai materi selama Mastama.
“Setelah beberapa hari teman-teman mendapatkan banyak materi, tentu kita tidak ingin Mastama hanya menjadi kegiatan yang serius dan membuat jenuh. Outbond ini kita buat sebagai ruang untuk santai, tertawa, dan saling mengenal lebih dekat. Karena dari sini kita ingin membangun solidaritas, bahwa perjalanan sebagai mahasiswa tidak hanya tentang belajar sendiri, tetapi juga tentang tumbuh dan berproses bersama,” ujar Mashito.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa baru dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti permainan yang telah disiapkan panitia. Permainan yang diberikan antara lain tebak sandi, sembunyikan benda, estafet tepung, dan memasukkan paku ke dalam botol.
Setiap permainan memiliki tantangan berbeda. Peserta perlu berkomunikasi dengan anggota kelompok dan bekerja sama untuk menyelesaikan permainan sesuai aturan yang diberikan panitia.
Salah satu permainan yang menarik perhatian peserta adalah estafet tepung. Dalam permainan ini, peserta harus meneruskan tepung kepada anggota kelompok berikutnya dengan cara yang telah ditentukan. Tepung yang beberapa kali tumpah membuat peserta dan anggota kelompok lainnya tertawa.
Permainan memasukkan paku ke dalam botol juga membutuhkan konsentrasi peserta. Mereka harus mengatur gerakan agar paku dapat masuk ke dalam botol, sementara anggota kelompok memberikan dukungan selama permainan berlangsung.
Selain permainan utama, panitia menyisipkan sejumlah ice breaking. Sesi tersebut memberi kesempatan kepada mahasiswa baru untuk mengikuti aktivitas bersama dalam suasana yang lebih santai.
Mashito menjelaskan, permainan kelompok menjadi salah satu cara yang digunakan dalam kegiatan tersebut untuk mempertemukan mahasiswa baru dalam aktivitas bersama. Peserta tidak hanya mengikuti permainan secara individu, tetapi juga berinteraksi dengan anggota kelompoknya selama menyelesaikan setiap tantangan.
Menurutnya, kegiatan outbond juga menjadi bagian dari rangkaian Mastama untuk membantu mahasiswa baru membangun kedekatan setelah mengikuti beberapa hari kegiatan bersama.
“Setelah beberapa hari teman-teman mendapatkan banyak materi, tentu kita tidak ingin Mastama hanya menjadi kegiatan yang serius dan membuat jenuh. Outbond ini kita buat sebagai ruang untuk santai, tertawa, dan saling mengenal lebih dekat,” ujar Mashito.
Kegiatan outbond tersebut sekaligus menutup rangkaian Mastama 2026 STAIM Karangasem Paciran. Sebelumnya, mahasiswa baru mengikuti kegiatan pengenalan kampus, materi, serta pengenalan organisasi dan lingkungan akademik.
Melalui kegiatan penutup tersebut, rangkaian Mastama 2026 berakhir dengan aktivitas permainan dan interaksi antarmahasiswa baru. Selanjutnya, mahasiswa baru akan memasuki kegiatan perkuliahan di STAIM Karangasem Paciran. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments