Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PCNA Siliragung dan Jurnalis Muda SMK Models Kembangkan Proyek Eko-Pedia

Iklan Landscape Smamda
PCNA Siliragung dan Jurnalis Muda SMK Models Kembangkan Proyek Eko-Pedia
Cici Arists Devi Sekretaris PCNA Siliragung mengawal aksi Eko-Pedia
pwmu.co -

Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Siliragung bersama jurnalis muda SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models) Banyuwangi menggelar aksi eko-literasi melalui Proyek Eko-Pedia pada Rabu (30/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–10.00 WIB tersebut melibatkan siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Models Jurnalisme (Mojoer). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda menyemarakkan Musywil ke-13 Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur.

Mengusung tema “Proyek Eko-Pedia, Dari Lensa Menjadi Legasi: Rekam Flora Sekolah, Lawan Loss of Biodiversity”, kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut dari pengamatan flora yang sebelumnya dilakukan para siswa di lingkungan sekolah.

Setelah mengamati, memotret, dan mencatat karakteristik berbagai tanaman, para jurnalis muda mempresentasikan hasil temuan mereka. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan curah pendapat (brainstorming) dan penyusunan outline untuk penulisan buku ensiklopedia tanaman.

Founder Models Jurnalisme sekaligus Sekretaris PCNA Siliragung, Cici Arista Devi, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk aksi nyata dalam menjaga lingkungan melalui karya jurnalistik.

“Kita melakukan pengamatan kemudian dituliskan. Itu adalah salah satu bentuk melakukan aksi lingkungan versi jurnalis,” ujarnya saat memandu presentasi siswa.

Menurut Cici, ancaman loss of biodiversity atau hilangnya keanekaragaman hayati perlu mendapat perhatian, termasuk dari kalangan pelajar. Karena itu, hasil pengamatan flora di lingkungan sekolah tidak berhenti pada dokumentasi, tetapi dikembangkan menjadi karya edukatif yang dapat memberikan manfaat lebih luas.

SMPM 5 Pucang SBY

Disiapkan Menjadi Ensiklopedia Tanaman

Tahap curah pendapat dan penyusunan outline yang dilakukan di perpustakaan menjadi fondasi awal pengembangan karya. Hasil observasi siswa nantinya akan dikembangkan menjadi Laporan Hasil Observasi (LHO).

Karya tersebut direncanakan terbit di media sekolah dan selanjutnya dibukukan menjadi ensiklopedia tanaman dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami pelajar.

Cici mengatakan proyek tersebut diharapkan menjadi karya lanjutan Mojoer setelah sebelumnya para jurnalis muda berhasil mengangkat cerpen tiga paragraf atau pentigraf sebagai salah satu karya utama mereka tahun ini.

“Tahun ini pentigraf. Mungkin tahun depan saat Hari Bumi atau Bulan Bahasa, kita bisa buat ensiklopedia itu tadi,” tambahnya.

Melalui Proyek Eko-Pedia, para jurnalis muda SMK Models tidak hanya belajar menulis, tetapi juga melakukan riset sederhana terhadap lingkungan sekitar. Hasil pengamatan tersebut kemudian diolah menjadi karya yang diharapkan dapat menjadi dokumentasi sekaligus media edukasi tentang pentingnya menjaga keanekaragaman hayati. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 02/10/2026 19:28
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu