Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah melanjutkan agenda pendampingan penjaminan mutu pendidikan pada hari kedua, Rabu (21/5/2026), dengan mengunjungi SMA Muhammadiyah 2 Palangkaraya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Kalimantan Tengah sebagai bagian dari upaya penguatan mutu pendidikan Muhammadiyah di daerah.
Rombongan tim pendamping menempuh perjalanan sekitar 30 menit sebelum tiba di lokasi sekolah. Kedatangan tim disambut hangat oleh jajaran pimpinan sekolah, guru, dan tenaga kependidikan dalam suasana penuh keramahan dan kekeluargaan.
Secara umum, SMA Muhammadiyah 2 Palangkaraya dinilai sebagai sekolah yang berkembang dengan baik. Sekolah ini memiliki lahan yang luas, sarana pembelajaran memadai, serta berbagai program unggulan yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Program unggulan sekolah meliputi peningkatan mutu layanan pendidikan, pendalaman baca tulis Al-Qur’an, hingga pengembangan bakat dan keterampilan hidup (life skill) siswa. Seluruh program tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Dalam sesi pendampingan, Dr. Hardi Santosa, M.Pd., selaku Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah sekaligus dosen UAD, menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan pendidikan Muhammadiyah harus dimulai dari keikhlasan dan komitmen bersama.
“Perlu adanya peneguhan komitmen serta menghindari konflik internal yang tidak perlu. Guru harus menjadi teladan bagi siswa maupun sesama guru. Jangan terlena dengan kemajuan yang sudah dicapai, tetapi terus melakukan perubahan dan meningkatkan kualitas sekolah,” ujarnya.
Ia juga mendorong sekolah agar terus meningkatkan pelayanan, kedisiplinan, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi sekolah kepada masyarakat.
Sementara itu, Dr. K.H. Muhammad Solihin Fanani menekankan pentingnya kepemimpinan kolaboratif dalam pengembangan sekolah Muhammadiyah.
“Pikiran kepala sekolah harus menjadi program sekolah agar tumbuh dukungan dan rasa memiliki terhadap sekolah. Libatkan seluruh komponen sekolah, warga Muhammadiyah, dan masyarakat untuk bersama-sama membesarkan sekolah,” tuturnya.
Menurutnya, sekolah tidak boleh takut menghadapi tantangan. Setiap persoalan justru dapat menjadi peluang untuk berkembang apabila dihadapi dengan optimisme dan kerja sama yang baik.
Tim pendamping berharap seluruh guru dapat terlibat aktif mendukung program unggulan sekolah serta fokus dalam memajukan lembaga pendidikan Muhammadiyah.
Hal yang menggembirakan dari perkembangan SMA Muhammadiyah 2 Palangkaraya adalah meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah. Beberapa kegiatan sekolah bahkan telah melibatkan komunitas seni di lingkungan masyarakat sebagai bentuk kolaborasi dan penguatan hubungan sosial.
Selain itu, sekolah juga telah membangun sport center yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh siswa maupun masyarakat umum.
Ke depan, sekolah berencana membangun kolam renang serta wahana wisata edukatif dengan melibatkan para donatur sebagai bagian dari pengembangan sekolah dan peningkatan kepercayaan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, tim pendamping dari Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah terdiri atas Dr. K.H. Muhammad Solihin Fanani dan Dr. Hardi Santosa.





0 Tanggapan
Empty Comments