Dalam rangka menyemarakkan Milad ‘Aisyiyah ke-109, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Ponorogo menggelar seminar kesehatan bertajuk “Perempuan Hebat Bergaya Hidup Sehat dan Deteksi Dini Kanker Serviks” di Gedung PDA Ponorogo, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi antara PDA Ponorogo, Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, dan RSU Muhammadiyah Ponorogo dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan melakukan deteksi dini kanker serviks.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan perempuan di Bumi Reog, RSU Muhammadiyah Ponorogo menghadirkan pakar kesehatan reproduksi sebagai pemateri utama, berdampingan dengan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo.
Ketua PDA Ponorogo, Hj. Titi Listyorini, S.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa tema milad tahun ini sengaja difokuskan pada isu kesehatan perempuan.
Menurutnya, perempuan hebat tidak hanya tangguh dalam berorganisasi dan mengurus keluarga, tetapi juga harus memiliki kesadaran menjaga kesehatan diri.
“Perempuan adalah pilar keluarga. Melalui seminar ini, kita ingin mendorong warga ‘Aisyiyah dan masyarakat luas untuk mengadopsi gaya hidup sehat serta tidak takut melakukan deteksi dini terhadap ancaman kanker serviks,” ujar Hj. Titi Listyorini.
Hadir sebagai pemateri dari RSU Muhammadiyah Ponorogo, dr. Dian Fikri R., Sp.OG., memaparkan secara rinci mengenai bahaya kanker serviks yang hingga kini masih menjadi salah satu ancaman terbesar bagi perempuan.
Dalam pemaparannya, dr. Dian menekankan bahwa kunci utama melawan kanker serviks adalah pencegahan dan deteksi dini.
“Kanker serviks ini unik karena proses perubahannya dari sel normal menjadi kanker memakan waktu bertahun-tahun. Artinya, kita punya banyak waktu untuk mencegahnya jika rutin melakukan skrining seperti Pap Smear atau metode IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat). Jangan tunggu ada gejala baru berobat,” jelas dr. Dian Fikri di hadapan ratusan peserta seminar.
Ia juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan rutin sebagai langkah antisipasi agar kanker dapat diketahui sejak tahap awal sehingga peluang kesembuhan menjadi lebih besar.
Seminar semakin lengkap dengan pemaparan dari perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Anik Setyorini, S.K.M., M.Kes.
Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan pentingnya penerapan gaya hidup sehat melalui pola hidup CERDIK serta pemanfaatan layanan deteksi dini yang telah disediakan pemerintah melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Ia menyebutkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan IVA maupun edukasi kesehatan reproduksi di berbagai puskesmas di Kabupaten Ponorogo.
Sinergi antara organisasi keagamaan, pemerintah daerah, dan fasilitas pelayanan kesehatan seperti RSU Muhammadiyah Ponorogo diharapkan mampu menekan angka kasus kanker serviks sekaligus melahirkan generasi perempuan yang sehat, produktif, dan berdaya.





0 Tanggapan
Empty Comments