Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Peringati Hari Santri Nasional, PAUD ‘Aisyiyah I Kota Probolinggo Gelar Tiga Kegiatan Edukatif

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Peringati Hari Santri Nasional, PAUD ‘Aisyiyah I Kota Probolinggo Gelar Tiga Kegiatan Edukatif
Peringati Hari Santri Nasional, PAUD ‘Aisyiyah I Kota Probolinggo Gelar Tiga Kegiatan Edukatif. (Zen/PWMU.CO)
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Menanamkan nilai-nilai keislaman, cinta tanah air, dan kebersamaan sejak usia dini menjadi semangat PAUD ‘Aisyiyah I Kota Probolinggo dalam memperingati Hari Santri Nasional 2026.

Pada Jumat (23/10/2026), seluruh murid mengikuti tiga rangkaian kegiatan, yakni Apel Kesiapsiagaan Santri, Festival Hijaz Ceria, dan Kembulan Bancaan Santri. Ketiganya dirancang untuk mengenalkan identitas santri sekaligus membiasakan anak-anak dengan kegiatan ibadah, keberanian tampil, dan sikap saling berbagi.

Apel Kesiapsiagaan Santri, Tanamkan Cinta Tanah Air

Rangkaian kegiatan diawali dengan Apel Kesiapsiagaan Santri. Seluruh murid mengenakan busana muslim bernuansa hitam putih sehingga menambah semarak suasana peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10/2026).

Para murid berbaris melingkar mengelilingi bendera Merah Putih, sementara petugas apel berdiri di bawah spanduk peringatan Hari Santri Nasional.

Seperti apel pada umumnya, kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Hari Santri Nasional. Dengan kompak, para murid mengikuti nyanyian tersebut sebagai bagian dari pengenalan nilai kebangsaan dan keislaman sejak dini.

Kepala PAUD ‘Aisyiyah I Kota Probolinggo, Aryzana Maharany, M.Pd., bertindak sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, ia menyapa anak-anak dengan ramah dan ceria, diselingi tepuk anak saleh agar mereka semakin bersemangat mengikuti kegiatan.

Aryzana menjelaskan bahwa murid PAUD ‘Aisyiyah I juga dapat disebut santri karena mereka belajar mengaji dan menghafal Al-Qur’an melalui program Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang dilaksanakan setiap pagi sebelum kegiatan belajar dan bermain.

“Anak-anak PAUD ‘Aisyiyah I Kota Probolinggo adalah santri juga, kenapa ya? Karena di sekolah juga ada program TPQ yang dilaksanakan setiap pagi sebelum memulai kegiatan belajar dan bermain. Mengaji dan menghafal Al-Qur’an, jadi murid PAUD ‘Aisyiyah I Kota Probolinggo juga disebut santri,” ujarnya.

Pesan tersebut mengenalkan kepada anak-anak bahwa menjadi santri bukan hanya tentang mengenakan busana muslim, tetapi juga belajar agama, membiasakan ibadah, dan berusaha menjadi anak yang saleh.

Setelah apel selesai, para murid kembali ke kelas masing-masing untuk mengambil perlengkapan salat dan bersiap mengikuti kegiatan berikutnya.

Sholat Dhuha dan Festival Hijaz Ceria

Kegiatan kedua dilanjutkan dengan sholat Dhuha berjamaah di aula sekolah. Para murid juga membawa infak yang akan disalurkan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Melalui pembiasaan tersebut, sekolah berupaya menanamkan kecintaan terhadap ibadah sekaligus kepedulian sosial sejak usia dini.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Usai sholat Dhuha, suasana beralih menjadi lebih meriah melalui Festival Hijaz Ceria. Kegiatan ini menjadi panggung bagi murid untuk menunjukkan kemampuan menghafal surat-surat pendek, hadis, dan doa sehari-hari.

Penampilan dimulai dari murid TK kelompok A dan kelompok B, kemudian dilanjutkan oleh murid Kelompok Bermain Qur’an (KBQ), kelompok Alif dan kelompok Ba’.

Satu per satu murid mendapat kesempatan tampil di hadapan teman-teman dan juri. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menunjukkan kemampuan hafalan, tetapi juga melatih keberanian, kepercayaan diri, dan semangat belajar agama.

Penilaian dilakukan oleh Ustadz Yusuf, yang juga merupakan pembina tetap ekstrakurikuler Tahfidz PAUD ‘Aisyiyah I Kota Probolinggo.

Melalui Festival Hijaz Ceria, sekolah memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi keagamaan dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka.

Kembulan Bancaan Santri, Belajar Berbagi dalam Kebersamaan

Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional ditutup dengan Kembulan Bancaan Santri, yakni kegiatan makan bersama menggunakan satu nampan besar yang dinikmati oleh kelompok kecil beranggotakan enam murid.

Menu yang disajikan berupa nasi kuning lengkap dengan lauk-pauk yang disukai anak-anak. Mereka duduk bersama dan menikmati hidangan dalam suasana akrab serta penuh kegembiraan.

Lebih dari sekadar makan bersama, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran karakter. Anak-anak diajak merasakan kebersamaan, belajar berbagi, dan menghargai teman yang berada di sekeliling mereka.

Pengalaman makan dalam satu nampan juga mengenalkan nilai kesederhanaan dan kebersamaan melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak.

Tiga rangkaian kegiatan tersebut menghadirkan pengalaman belajar yang utuh bagi murid PAUD ‘Aisyiyah I Kota Probolinggo. Mereka belajar mencintai tanah air melalui apel, mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah dan hafalan Al-Qur’an, serta menumbuhkan kepedulian melalui infak dan makan bersama. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 23/10/2026 17:11
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu