Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Sidoarjo menggelar pertemuan strategis bertajuk Halalbihalal dan Rapat Pleno pada Ahad (19/04/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo ini menjadi momentum penguatan ideologi sekaligus konsolidasi organisasi bagi seluruh pengurus.
Ketua PDA Sidoarjo, Muflikah, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para anggota yang tetap aktif menjalankan berbagai agenda organisasi meskipun di tengah padatnya kegiatan.
“Terima kasih atas effort luar biasa dari seluruh anggota yang tetap semangat meski kegiatan datang bertubi-tubi. Fokus kita tahun ini adalah memperkuat Amal Usaha Aisyiyah (AUA) serta melakukan penguatan di tingkat cabang,”
Ia juga mengimbau seluruh anggota untuk terus memperkuat sinergi dan menjaga soliditas organisasi. Jika terdapat dinamika dalam berorganisasi, diharapkan dapat disampaikan dengan cara yang bijak (hikmah) serta menjunjung tinggi etika.
Kegiatan ini juga menghadirkan materi penguatan dari Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur yang disampaikan oleh Dalilah Candrawati.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan secara mendalam mengenai tujuh karakter perempuan berkemajuan, yaitu beriman dan bertakwa, taat beribadah, berakhlak karimah, berpikir tajdid (inovatif), bersikap wasathiyah (moderat), beramal saleh, serta inklusif.
“Tujuh karakter ini tidak bersifat alternatif atau pilihan, melainkan kumulatif. Pimpinan di semua tingkatan harus memahami dan mengimplementasikannya secara utuh hingga ke tingkat cabang,”
Ia juga menguraikan dua konsep utama yang menjadi fondasi penting dalam gerakan Aisyiyah:
Wasathiyah (Moderasi)
Menekankan sikap tengah yang adil dan seimbang (tawazun), serta menjadi penangkal dari sikap ekstrem (ifrath) maupun sikap abai (tafrith). Nilai ini mendorong terciptanya kedamaian dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.
Inklusif
Sikap terbuka yang mampu merangkul berbagai latar belakang tanpa diskriminasi, termasuk menghargai keberagaman serta memberikan akses yang setara bagi semua, termasuk penyandang disabilitas.
Selain itu, nilai-nilai seperti Al-I’tidal (keadilan), At-Tasamuh (saling menghargai), hingga Al-Muwathanah (kesadaran bernegara) juga ditekankan sebagai dasar membangun masyarakat yang harmonis.
Usai sesi penguatan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat pleno yang dipimpin oleh Ketua dan Sekretaris PDA Sidoarjo. Dalam forum ini, masing-masing majelis memaparkan rencana kerja strategis ke depan.
Sebagai tindak lanjut, setiap majelis diwajibkan menjalankan program yang berdampak langsung bagi umat dan organisasi. Langkah ini diharapkan mampu menjadikan gerak Aisyiyah Sidoarjo lebih terarah, terukur, dan solutif dalam menghadapi tantangan zaman.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan sesi ramah tamah. Para peserta menikmati hidangan khas rawon dalam suasana kebersamaan yang hangat, mempererat ukhuwah antar kader Aisyiyah se-Kabupaten Sidoarjo.





0 Tanggapan
Empty Comments