Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pertemuan Rutin PRM Jalen Fokus Bahas Penguatan Amal Usaha Pendidikan

Iklan Landscape Smamda
Pertemuan Rutin PRM Jalen Fokus Bahas Penguatan Amal Usaha Pendidikan
Suasana pertemuan bulanan PRM Jalen di masjid Al-Falah. foto: Alib/PWMU.CO.
pwmu.co -

Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jalen, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, menggelar pertemuan rutin pada Sabtu (25/7/2026) di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Masjid Al-Falah Jalen. Pertemuan kali ini difokuskan pada pembahasan penguatan amal usaha di bidang pendidikan.

PRM Jalen saat ini membina lima amal usaha, yakni SD Muhammadiyah 9 (Mulan), TK ABA VII yang masih dalam proses menjadi TK ABA X, TPQ Sahabat, Madrasah Diniyah Darul Falah, dan Panti Asuhan Muhammadiyah (PAM) Nurul Falah.

Seluruh amal usaha tersebut membutuhkan perhatian, pembinaan, serta dukungan moral maupun material dari Persyarikatan agar dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ketua PRM Jalen, H. Nawachid, M.Pd., menjelaskan bahwa pertemuan rutin dilaksanakan setiap tanggal 25 Masehi dengan sistem anjangsana dari rumah ke rumah sebagai upaya mempererat silaturahmi antaranggota.

Namun, pelaksanaannya tetap bersifat fleksibel apabila bertepatan dengan kegiatan masyarakat, seperti tasyakuran, persiapan hajatan, atau adanya warga yang meninggal dunia.

Pada pertemuan kali ini, kegiatan yang semula dijadwalkan berlangsung di kediaman Malikun dipindahkan ke Masjid Al-Falah karena tuan rumah sedang kurang sehat.

H. Nawachid juga menyampaikan bahwa setiap tuan rumah tidak diwajibkan menyediakan konsumsi.

“Sesuai kesepakatan pada setiap pertemuan, tuan rumah tidak wajib menyediakan konsumsi. Kalaupun ingin menyediakan, menunya dibatasi yang sesederhana mungkin. Air putih saja sudah cukup,” ujarnya.

Pertemuan dimulai pukul 19.00 WIB hingga sekitar 20.30 WIB.

Rangkaian acara meliputi pembukaan, tartil Al-Qur’an, sambutan, musyawarah, laporan kas ranting dan dana sosial, serta ditutup dengan doa.

Sesuai arahan Ketua PRM Jalen, pembahasan utama pada musyawarah kali ini difokuskan pada dua lembaga pendidikan, yakni TK ABA VII dan SD Muhammadiyah 9 (Mulan).

Musyawarah dipimpin Sekretaris PRM Jalen, Bastomi Sunaryo.

SMPM 5 Pucang SBY

Ia menjelaskan bahwa TK ABA VII memerlukan penyelesaian pekerjaan plester dinding bagian belakang yang hingga kini belum selesai.

Menurut Bastomi, PRM Jalen masih memiliki sisa pasir dan semen dari pembangunan sarana olahraga bulu tangkis yang dapat dimanfaatkan untuk pekerjaan tersebut.

“Kita semua tahu tembok bangunan belakang TK belum disemen (dilepo) sudah cukup lama. Saat hujan, air meresap lewat sela-sela bata. Jika kita gunakan sisa pasir dan semen dari lapangan bulu tangkis, tentu hanya membutuhkan dana untuk ongkos tukang,” ujarnya.

Selain itu, SD Muhammadiyah 9 (Mulan) juga membutuhkan dukungan setelah menambah satu tenaga pendidik pada tahun ajaran baru.

Menurut Bastomi, sekolah memerlukan tambahan anggaran untuk membantu biaya transportasi guru baru tersebut.

Pembahasan berlangsung sekitar 15 menit dan menghasilkan sejumlah kesepakatan.

PRM Jalen memutuskan pekerjaan plester dinding TK ABA VII segera dilaksanakan dengan memanfaatkan material yang masih tersedia.

Sementara itu, kebutuhan bantuan transportasi bagi guru baru SD Muhammadiyah 9 akan segera diupayakan, meski bendahara yang menangani keuangan sekolah berhalangan hadir dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan rutin PRM Jalen berakhir pukul 20.30 WIB dan ditutup dengan pembacaan doa kafaratul majelis.

Melalui forum rutin tersebut, PRM Jalen terus berupaya memperkuat koordinasi, mempererat silaturahmi, serta memastikan keberlangsungan amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan dan sosial.

Revisi Oleh:
  • Satria - 27/07/2026 14:41
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu