SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng, Banyuwangi, meraih dua medali dalam ajang Muhammadiyah Education Awards (ME Awards) 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (8/8/2026).
Dua prestasi tersebut diraih melalui cabang Business Plan dan robotika. Tim Business Plan yang terdiri atas Ezazar Awaludin A., Nadia Faizah, dan Nazilaturrahmah berhasil meraih Gold Medal. Sementara itu, tim robotika yang diperkuat Ridho Firsa L. dan Anendra Nirwsita meraih Silver Medal.
Pada ME Awards 2026, SMA Muha Genteng mengirimkan 11 siswa untuk mengikuti sejumlah cabang kompetisi. Selain Business Plan dan robotika, para siswa juga mengikuti Olimpiade Matematika, Kimia, Ekonomi, Ismu Arabic, Ismu English, dan esai Bahasa Inggris.
Oleh-Oleh Lokal Bawa Pulang Emas
Dalam cabang Business Plan, tim SMA Muha Genteng mengangkat produk bernama OMG atau Oleh-Oleh Muha Genteng. Produk tersebut mengembangkan makanan khas Banyuwangi berupa kue klemben dan bagiak dengan berbagai varian rasa, seperti cokelat, wijen, keningar, dan keju.
Tidak hanya mengembangkan produk, tim juga memikirkan strategi pemasaran. Guru pendamping, Beny Ahmad Saputra, S.Si., menjelaskan bahwa produk OMG dilengkapi QR code yang terhubung dengan chatbot untuk memberikan informasi mengenai produk.

Menurut Beny, perpaduan antara produk olahan lokal dan pemanfaatan teknologi tersebut menjadi salah satu kekuatan yang ditawarkan dalam kompetisi Business Plan.
“Produk OMG dari anak-anak di samping rasa yang cukup memanjakan lidah, untuk tindak lanjut pemasarannya juga telah dilengkapi dengan QR code yang terhubung dengan chatbot yang dapat memberikan informasi seputar produk. Dari sanalah kelompok Business Plan meraih Gold Medal,” jelasnya.
Pengembangan OMG menunjukkan upaya siswa untuk tidak hanya mengenalkan produk makanan lokal, tetapi juga mengemasnya dengan pendekatan pemasaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi.
Robot dari Bahan Sederhana Raih Perak
Cerita berbeda datang dari tim robotika. Ridho Firsa L. dan Anendra Nirwsita mengikuti kompetisi line follower, yakni robot yang dirancang bergerak secara otomatis mengikuti jalur atau garis yang telah ditentukan.
Bagi keduanya, kompetisi tersebut menjadi pengalaman baru. Persiapan robot dilakukan dengan memanfaatkan sejumlah komponen, seperti Arduino, sensor inframerah, motor driver, dan motor TT.
Menariknya, kedua siswa tersebut sempat belum menyiapkan bagian kerangka robot. Mereka kemudian memanfaatkan stik es krim yang diperoleh dari panitia penyelenggara untuk membuat kerangka robot.
Guru pembina robotika SMA Muha Genteng, Revia Ajang Renata, S.Si., mengapresiasi perjuangan kedua siswa tersebut hingga akhirnya mampu meraih Silver Medal.
“Ini merupakan pengalaman baru bagi keduanya dalam mengikuti kompetisi robot line follower. Meskipun ada beberapa kendala dalam persiapan, alhamdulillah kami bersyukur kerja keras anak-anak masih mampu memperoleh Silver Medal,” ujarnya.
Keterbatasan persiapan tidak membuat kedua siswa berhenti mencoba. Mereka tetap menyelesaikan pembuatan robot dan mengikuti perlombaan hingga berhasil membawa pulang medali.
Jadi Motivasi bagi Siswa Lain
Capaian dua tim tersebut mendapat apresiasi dari Kepala SMA Muha Genteng, Ani Sudarmi, M.Pd. Ia menyampaikan selamat kepada para peraih medali serta seluruh peserta yang telah berupaya memberikan kemampuan terbaik dalam ME Awards 2026.
Apresiasi juga diberikan kepada para guru pembina yang telah mendampingi dan mempersiapkan siswa sebelum mengikuti kompetisi.
Dua medali yang diraih SMA Muha Genteng tersebut kemudian disampaikan sebagai bentuk apresiasi kepada siswa dalam kegiatan upacara bendera pada Senin (10/8/2026).
Bagi Ani Sudarmi,capaian tersebut tidak hanya menjadi hasil dari kompetisi, tetapi juga menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani mengikuti berbagai ajang kompetisi.
Perpaduan inovasi produk lokal pada cabang Business Plan dan kreativitas dalam merakit robot menunjukkan bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang bagi siswa untuk berprestasi. Melalui proses pembinaan dan pendampingan, SMA Muha Genteng terus mendorong peserta didik mengembangkan kemampuan akademik maupun keterampilan inovatif. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments