Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Prof. Biyanto Bahas Ancaman Anxious Generation dalam Tasyakuran Kelulusan Smamix

Iklan Landscape Smamda
Prof. Biyanto Bahas Ancaman Anxious Generation dalam Tasyakuran Kelulusan Smamix
Prof. Dr. Biyanto, M.Ag., Sampaikan Orasi Ilmilah di acara tasyakuran Kelulusan SMAMIX (Dennis Nugroho/PWMU.CO)
pwmu.co -

Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur sekaligus Staf Ahli Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Biyanto, mengingatkan para orang tua dan guru mengenai ancaman fenomena Anxious Generation atau “Generasi Cemas” akibat ketergantungan gawai pada anak.

Hal tersebut disampaikan dalam orasi ilmiahnya pada acara Tasyakuran Kelulusan ke-38 SMA Muhammadiyah 9 Brondong (Smamix), Sabtu (23/05/2026).

Dalam orasinya, Prof. Biyanto menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi terbaik yang memiliki daya dobrak luar biasa bagi masa depan bangsa. Namun, ia juga memberikan catatan kritis mengenai tantangan berat yang saat ini dihadapi Generasi Z dan Alpha.

Mengutip buku The Anxious Generation karya Jonathan Haidt, Prof. Biyanto menyebut adanya pergeseran kultur generasi muda dari masa kanak-kanak berbasis permainan nyata (play-based childhood) menjadi berbasis gawai (phone-based childhood).

Menurutnya, perubahan pola kehidupan tersebut berdampak serius terhadap kesehatan mental anak dan remaja.

“Survei menunjukkan rata-rata orang Indonesia menggunakan smartphone hingga delapan jam sehari. Dampaknya, anak-anak kita rentan menjadi generasi cemas, rapuh, dan mudah patah semangat,” ujar Prof. Biyanto.

Ia juga mengungkapkan adanya data yang menunjukkan kecenderungan emosional mengkhawatirkan pada usia anak sekolah.

“Ini adalah alarm keras bagi kita semua,” tegasnya.

Menyikapi kondisi tersebut, Prof. Biyanto mengapresiasi langkah SMAMIX yang menambah fasilitas berupa Sport Center.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurutnya, fasilitas tersebut harus dimanfaatkan secara optimal untuk mengajak siswa maupun guru kembali aktif bergerak secara fisik demi mendukung pembelajaran yang sehat dan menyenangkan.

Ia menilai aktivitas fisik menjadi salah satu cara penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap gawai sekaligus membangun kesehatan mental generasi muda.

Di penghujung orasinya, Prof. Biyanto memberikan pesan khusus kepada 156 lulusan SMAMIX agar menjaga rekam jejak digital mereka dari hal-hal negatif seperti narkoba maupun judi online yang kini marak di kalangan usia sekolah.

“Kalian lulus dari sekolah hebat di tanah Desa Sedayulawa yang melahirkan tokoh-tokoh besar. Jaga kehormatan diri, kehormatan keluarga, dan kehormatan Persyarikatan Muhammadiyah,” pesannya.

Ia juga mengingatkan pentingnya semangat berbuat baik dan terus berjuang menghadapi masa depan.

“Jangan pernah lelah menanam kebaikan, karena tiada hasil yang mengkhianati usaha,” pungkasnya.

Revisi Oleh:
  • Muhkholidas - 25/05/2026 11:03
  • Satria - 25/05/2026 10:06
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡