Iklan SDM 4 Mudipat 2026

PW IPM Jatim Soroti Tiga Tantangan IPM Kota Kediri

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
PW IPM Jatim Soroti Tiga Tantangan IPM Kota Kediri
PW IPM Jawa Timur menyoroti disrupsi digital, krisis kader, dan relevansi gerakan dalam Musyda ke-11 IPM Kota Kediri (Katon Ken Aryo Nugroho/PWMU.CO)
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Timur, Yuda Wahyu, menyoroti tiga tantangan yang dihadapi Pimpinan Daerah IPM (PD IPM) Kota Kediri, yakni disrupsi digital, krisis kader, dan relevansi gerakan pelajar. Hal itu disampaikannya dalam Musyawarah Daerah (Musyda) ke-11 IPM Kota Kediri di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Kediri, Sabtu–Ahad (24–25/10/2026).

Yuda menjelaskan, tantangan tersebut perlu menjadi perhatian kader dalam menentukan arah gerak organisasi ke depan. Menurutnya, perkembangan media sosial menuntut IPM untuk mampu beradaptasi, sementara keberlangsungan organisasi juga bergantung pada keaktifan kader hingga tingkat ranting.

“Kami dari Pimpinan Wilayah IPM Jawa Timur melihat PD IPM Kota Kediri di periode 2024/2026 dihadapkan pada tiga tantangan besar. Pertama, tantangan disrupsi digital yang membuat gerakan pelajar seringkali kalah cepat dengan arus media sosial. Kedua, tantangan krisis kader, di mana banyak ranting yang secara struktur ada, tapi secara gerakan tidak hidup. Dan ketiga, tantangan relevansi, bagaimana IPM tetap menjadi jawaban, bukan hanya tontonan bagi pelajar. Maka Musyda ini harus menjadi momentum untuk menjawab itu semua, bukan sekadar memindahkan jabatan,” ujarnya.

Musyda ke-11 IPM Kota Kediri berlangsung selama dua hari. Forum permusyawaratan ini menjadi agenda evaluasi organisasi, pembahasan program kerja, serta proses regenerasi kepemimpinan di tingkat daerah.

Pembukaan Musyda dihadiri sejumlah tokoh Muhammadiyah dan unsur pemerintahan, di antaranya Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri Achmad Khairudin, anggota DPRD Kota Kediri Imam Zarkasyi, perwakilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan, serta jajaran PW IPM Jawa Timur.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Ketua PDM Kota Kediri, Achmad Khairudin, juga menyampaikan harapan agar Musyda menghasilkan keputusan strategis dan rekomendasi yang bermanfaat bagi organisasi serta masyarakat.

“IPM Kota Kediri diharapkan mampu menghasilkan keputusan strategis dan rekomendasi yang bermanfaat bagi kemajuan organisasi, sekaligus memperkuat kontribusi pelajar Muhammadiyah bagi masyarakat, khususnya di Kota Kediri,” ujarnya.

Melalui Musyda ke-11, IPM Kota Kediri diharapkan dapat memperkuat konsolidasi kader dan menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan pelajar. Hasil musyawarah juga diharapkan menjadi pijakan bagi kepengurusan berikutnya untuk mengembangkan gerakan pelajar yang aktif dan relevan dengan perkembangan zaman. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 26/10/2026 13:34
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu