Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur melakukan perjalanan internasional ke Tiongkok sebagai langkah strategis memperluas jejaring global serta meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan.
Kunjungan ini mencakup berbagai institusi pendidikan, rumah sakit, hingga situs budaya di Guangzhou.
Setibanya di Guangzhou pada 13 April 2026, rombongan mengunjungi Makam Sa’ad bin Abi Waqqas.
Kunjungan ini menjadi momen spiritual sekaligus refleksi sejarah panjang penyebaran Islam di Tiongkok.
Sosok Sa’ad bin Abi Waqqas dikenal sebagai salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang berperan dalam membawa Islam ke wilayah tersebut.
Pada 14 April 2026, rombongan mengunjungi First Affiliated Hospital of Jinan University.
Di sini, delegasi mempelajari:
- Sistem layanan pasien modern
- Pemanfaatan teknologi medis
- Manajemen rumah sakit berbasis efisiensi
Kunjungan dilanjutkan ke Guangzhou University untuk membahas kerja sama pendidikan.
Hasil yang dicapai antara lain:
- Peluang MoU antar perguruan tinggi
- Program summer camp siswa Muhammadiyah
- Pertukaran pelajar dan kolaborasi akademik
Rombongan kemudian mengunjungi Guangzhou Development Zone Foreign Language School pada 15 April 2026.
Delegasi disambut dengan atraksi robot humanoid yang mampu Menari, Melakukan gerakan pencak silat serta Berinteraksi langsung dengan tamu.
Sekolah ini menjadi contoh integrasi teknologi, kecerdasan buatan (AI), serta penguatan bahasa asing dalam pendidikan modern.
Pada 16 April, rombongan mengunjungi Desa Kuno Langtou yang telah berusia lebih dari 600 tahun.
Di lokasi ini, delegasi mempelajari:
- Arsitektur khas Lingnan
- Sistem tata kota kuno berbasis kanal
- Pelestarian budaya dalam pembangunan modern
Salah satu titik kunjungan adalah Aula Leluhur Yunya yang menjadi pusat aktivitas sosial masyarakat sejak masa lampau.
Rangkaian kunjungan ini memberikan manfaat besar bagi PWM Jawa Timur, khususnya dalam:
- Penguatan sistem pendidikan
- Pengembangan layanan kesehatan
- Adopsi teknologi modern
- Kolaborasi internasional
Perjalanan ini menegaskan bahwa inovasi, kerja sama global, dan nilai lokal dapat berjalan seiring dalam membangun lembaga yang unggul.
PWM Jawa Timur berkomitmen menjadikan hasil kunjungan ini sebagai pijakan dalam mengembangkan amal usaha Muhammadiyah.
Dengan menggabungkan teknologi, pendidikan, dan nilai keislaman, Muhammadiyah diharapkan mampu mencetak generasi berkemajuan dan berdaya saing global.





0 Tanggapan
Empty Comments