Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Semampir, Surabaya, Jawa Timur, mengevaluasi capaian program kerja selama kurang lebih tiga setengah tahun kepemimpinan periode 2022–2027.
Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan sinergi antarmajelis dan organisasi otonom (ortom), serta memastikan program Persyarikatan berjalan lebih terarah dan terukur.
Hal itu mengemuka dalam Rapat Kerja Pimpinan Cabang Muhammadiyah (Rakerpim) PCM Semampir yang berlangsung di BOE Malang, Jawa Timur, Sabtu–Ahad (17–18/10/2026).
Rakerpim mengusung tema “Penguatan Sinergi Program dan Distribusi Tugas untuk Mewujudkan Gerak Persyarikatan yang Terarah, Terukur, dan Berkelanjutan.”
Ketua PCM Semampir, H. Marjoto, menyampaikan sejumlah capaian yang berhasil diraih melalui kolaborasi dengan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) dan berbagai unsur Persyarikatan. Capaian tersebut meliputi bidang pendidikan, pengembangan sarana dan prasarana, hingga penertiban administrasi serta sertifikasi aset.
Di bidang pendidikan, SMP Muhammadiyah 16 berhasil meningkatkan akreditasi dari B menjadi A. Sementara itu, SD Muhammadiyah 21 mencatat peningkatan nilai akreditasi dari 92 menjadi 94.
Pada bidang sarana dan prasarana, PCM Semampir terus melakukan pengembangan aset, di antaranya pembangunan gedung SD Muhammadiyah 1 serta pembelian lahan di belakang Gang 7 Nomor 5 dengan nilai sekitar Rp450 juta.
Selain itu, upaya penertiban administrasi dan sertifikasi aset juga terus dilakukan, termasuk terhadap Mushola Al-Huda, Mushola Al-Wahid, dan SD Muhammadiyah 19.
Marjoto menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut patut disyukuri. Namun, keberhasilan itu harus tetap disertai evaluasi agar tata kelola organisasi semakin baik dan pelaksanaan program berjalan lebih efektif.
Tiga Fokus Penguatan Organisasi
Dalam arah kebijakan PCM Semampir, Marjoto menekankan tiga hal utama, yakni penguatan tata kelola dan distribusi tugas, penguatan kaderisasi dan peran ortom, serta peningkatan sinergi dan evaluasi kinerja.
Menurutnya, setiap majelis perlu memiliki program kerja yang jelas, target yang terukur, serta penanggung jawab yang tegas. Dengan demikian, setiap program tidak berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar terlaksana dan memberikan hasil yang dapat dievaluasi.
“Jangan sampai program hanya bagus di atas kertas. Kita membutuhkan kerja nyata, tanggung jawab, dan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan kaderisasi melalui ortom. Organisasi otonom diharapkan mampu mengembangkan potensi generasi muda, memperluas ruang partisipasi kader, dan mengambil peran aktif dalam gerakan Persyarikatan.
Dalam pembagian tugas organisasi, PCM berperan mengarahkan dan mengoordinasikan kebijakan, sedangkan setiap majelis dan ortom menjalankan amanah sesuai bidang serta tanggung jawab masing-masing.
Pembagian peran yang jelas tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi, menghindari tumpang tindih program, dan meningkatkan efektivitas kerja seluruh unsur organisasi.
Menuntaskan Amanah Menjelang Akhir Periode
Memasuki penghujung periode kepemimpinan 2022–2027, PCM Semampir menekankan pentingnya menuntaskan program yang telah direncanakan. Fokus organisasi tidak semata-mata menambah kegiatan baru, tetapi memastikan program prioritas dapat diselesaikan dengan baik.
Sinergi antarmajelis dan ortom menjadi kunci agar seluruh gerak Persyarikatan berjalan selaras. Melalui koordinasi dan evaluasi berkala, setiap unsur organisasi diharapkan dapat mengetahui capaian, mengidentifikasi kendala, serta menentukan langkah perbaikan.
Rakerpim ini sekaligus menjadi momentum untuk menyatukan langkah, memperjelas distribusi tugas, dan membangun budaya kerja organisasi yang lebih tertib, terukur, serta berkelanjutan.
Marjoto mengajak seluruh jajaran PCM, majelis, dan ortom untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah Persyarikatan. Ia berharap setiap unsur mampu menunjukkan kontribusi nyata sesuai tugas dan tanggung jawabnya.
“Setiap majelis harus bergerak, setiap ortom harus berkembang, dan setiap amanah harus dituntaskan,” pungkasnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments