Suasana berbeda tampak di SMP Muhammadiyah 8 Cakru Jember pada Kamis (22/10/2026). Memperingati Hari Santri Nasional, sekolah ini menggelar serangkaian kegiatan yang khidmat sekaligus dipenuhi nuansa spiritual dan kebahasaan yang kental di Aula KH Hasyim SMP Muhammadiyah 8 Cakru.
Sejak pagi, seluruh siswa tampil beda. Para siswa laki-laki mengenakan busana bebas rapi yang dipadu dengan sarung, celana serta peci, sedangkan siswi perempuan mengenakan busana muslimah yang anggun. Penampilan bernuansa khas pesantren ini kian menguatkan atmosfer peringatan Hari Santri di lingkungan sekolah.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan pembacaan tartil Al-Qur’an secara bersama-sama oleh seluruh siswa. Dipandu oleh salah seorang perwakilan siswa, gema lantunan Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 285–286 membahana di dalam aula, menghadirkan Suasana yang makin khusyuk.
Pesan Kebangkitan Santri Berkemajuan
Wakil Kepala Sekolah bidang Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (Waka Ismuba), Dra. Dedeh Rosidah, memberikan sambutan inspiratif dengan mengangkat tema “Santri Berkemajuan”. Menariknya, sambutan tersebut disampaikan dalam dua bahasa, yaitu bahasa Arab dan bahasa Indonesia.
Dalam pesan singkatnya, Dedeh Rosidah menegaskan makna sejati dari seorang santri di era modern.
“Santri bukan hanya mereka yang tinggal di pondok pesantren, tetapi siapa saja yang senantiasa menjaga shalatnya, menjaga hafalannya, menjaga adabnya, dan siap menjadi pemimpin berkemajuan seperti KH Ahmad Dahlan. Beliau adalah teladan santri sejati,” tuturnya memotivasi seluruh siswa.
Pidato Bahasa Arab
Acara kian semarak saat Hafizh Hamizan R, siswa kelas 7, naik ke atas panggung untuk menyampaikan pidato dalam bahasa Arab. Penampilannya yang percaya diri dan fasih membawakan teks bahasa Arab sukses memukau hadirin hingga mendapatkan applause meriah dari seluruh siswa dan dewan guru.
Melalui peringatan ini, SMP Muhammadiyah 8 Cakru tidak hanya merayakan Hari Santri secara seremonial, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter, kecintaan pada Al-Qur’an, demi mencetak generasi santri yang berkemajuan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments